Mohon tunggu...
Raden Muhammad Wisnu Permana
Raden Muhammad Wisnu Permana Mohon Tunggu... Lainnya - Akun resmi Raden Muhammad Wisnu Permana

Akun resmi Raden Muhammad Wisnu Permana

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

4 Hal yang Membuat Saya Bertahan dengan Gim Lama di Tengah Gempuran Gim Baru

7 Maret 2022   15:27 Diperbarui: 8 Maret 2022   16:40 290 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi bermain game PC ((Dok. Shutterstock) )

Saat ini, perkembangan dunia gim sangatlah pesat. Gim semakin lama, semakin canggih. 

Dari grafis, gak usah diragunakan lagi, semakin lama grafis gim semakin realistis. Dari fitur permainannya pun, semakin lama semakin canggih. Dari segi storyline pun, semakin lama semakin seru layaknya sebuah film.

Setiap tahun, developer gim berlomba-lomba untuk mengeluarkan gim baru. Mulai membuat gim dari nol, membuat sekuel maupun prekuel dari gim yang sudah ada, hingga remaster gim jadul. Grafis, gameplay, dan storyline gim-gim tersebut dibuat semakin canggih untuk menarik minat konsumen.

Bagi saya sendiri, main gim sudah menjadi rutinitas saya sehari-hari selama lebih dari 25 tahun. 

Mulai dari meredakan stress, belajar bahasa Inggris, belajar sejarah, sampai cari uang kecil-kecilan saya lakukan dari gim-gim yang saya mainkan. 

Meskipun gim-gim baru terus keluar setiap tahunnya, saya tetap bertahan untuk memainkan gim-gim jadul di tahun 2022 ini. Berikut ini alasan saya.

#1 Saya gak punya console/laptop yang mumpuni

Saat ini, gim keluaran terbaru sama sekali tidak bersahabat untuk sobat misqueen seperti saya. 

Untuk memainkan gim-gim canggih seperti Grand Theft Auto V, Red Dead Redemption 2 ataupun Cyberpunk 2077, saya harus memiliki console termutakhir seperti PlayStation 5 maupun XboX series X. 

Kalaupun gak punya console, saya harus memiliki PC/laptop gaming yang harganya puluhan juta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan