Mohon tunggu...
Wiska Wiska
Wiska Wiska Mohon Tunggu... Guru - Guru di SMP Negeri 3 Togean

Pribadi yang memilliki determinasi dan persistensi untuk mengembangkan diri

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Cara Menyikapi Kegagalan

23 November 2023   06:49 Diperbarui: 23 November 2023   06:55 55
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Remedi bagi diri sendiri dan mereka yang lelah dengan kegagalan.

Tidak sedikit dari kita merasakan kegagalan. Tidak sedikit juga dari kita kecewa dan jatuh dari kegagalan tersebut. Tenaga sudah dikerahkan. Dana sudah dikeluarkan. Emosi dikuras. Banyak hal dikorbankan pastinya. Tapi, hasilnya berbanding terbalik. Gagal.

Mungkin kita mencukupkan langkah untuk tidak mencoba lagi dan memutuskan stagnan berkarya dan mencoba. Tapi, sebenarnya itu tidak baik untuk kehidupan karir kita. Kenyataan yang dihadapi memang pahit namun jangan menyerah dengan kenyataan. Banyak orang di luar sana sukses dengan ratuan bahkan ribuan kali berbuat.

Pun saya, banyak merasakan kegagalan sehingga sempat membuat saya enggan untuk mencoba hal baru. Namun, dari kegagalan ini saya juga memperoleh banyak pelajaran. Dan pelajaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyikapi kegagalan. Berikut poin-poin dari sudut pandang saya supaya menyikapi kegagalan dengan bijak;

1. Mengajarkan tentang Kehidupan

Kegagalan biasanya menyebabkan psikologis kita tergoncang. Bagaimana tidak? Kita menaruh harapan banyak di kesempatan tersebut namun berbuah kegagalan. Tapi, kegagalan ini mengajarkan kita tentang arti tangguh. Tangguh atau kuat secara mentalitas adalah hal yang bisa ditempa dari kondisi yang sulit. Tangguh tidak akan terbentuk di zona nyaman manusia. Kenapa kita perlu merasakan gagal? Ini dia jawabannya, kita perlu membentuk pribadi yang tangguh menghadapi aral yang berliku-liku di masa depan. Ketangguhan adalah salah satu komposisi hidup yang bisa membawa kesuksesan dalam hidup kita.

2. Revisi Niat dan Tujuan

Mungkin di awal usaha, niat dan tujuan kita sedikit melenceng. Masuk di fase kegagalan, barulah kita sadar bahwa niat dan tujuan kita bukan seperti tujuan di awal. Tulis di buku atau ketik di note smartphone kita, apa niat dan tujuan kita untuk sukses memperoleh hal tersebut. Dengan memantapkan niat dan tujuan kita, kita bisa membentuk pola bikir bertumbuh dan melakukan rangkaian manuver agar kita sampai di tujuan tersebut arti lainnya kita bisa menggenggam kesuksesan.

3. Refleksi

Apa tujuan kita bercermin? Dengan bercermin kita bisa memperbaiki tampilan kita yang masih belum sempurna (menurut kita). Dengan bercermin atau berefleksi, kita jadi tahu apa yang perlu kita perbaiki dan perlu kita tambahkan. Refleksi adalah ciri pribadi yang ingin bertumbuh. Kita mampu mengenali kelemahan dan kekuatan kita. Kegagalan yang kita rasakan bukan berarti kita lemah atau tidak pantas, hanya saja kita perlu mengenali kelemahan dan kekuatan kita sehingga kita bisa mengenali potensi diri lebih jauh lagi. Jadikan kegagalan sebuah cermin sehingga kita bisa berefleksi apa yang harus kita perbaiki dan perlu kembangkan untuk mengubah kegagalan menjadi kesuksesan tentunya dengan berani mencoba lagi.

4. Berbenah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun