Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Keajaiban Menulis

7 April 2020   05:40 Diperbarui: 7 April 2020   05:43 198 13 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Keajaiban Menulis
Imam Rahmadi dan Omjay di Rumah Kontrakannya

Seorang kawan mengirimkan foto ini. Sudah lama sekali kami tak jumpa. Kesibukan masing-masing memisahkan kita. Namun dunia maya telah menyatukan kami dalam berbagi informasi. Kami tetap berkomunikasi walaupun jarak kami berjauhan. Jaringan internet memudahkan kami saling berkomunikasi dan berbagi informasi.

Imam Rahmadi adalah sosok pemuda yang baik hati dan ramah orangnya. Pertama kali bertemu dengannya di acara Intip Buku. Sebuah acara yang digagas oleh Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN) yang diadakan bekerjasama dengan bank Indonesia dan Blogger Bekasi. Kegiatan ini alhamdulillah terlaksana pada hari Sabtu, tanggal 28 april 2012 di di lantai 3 Gedung Sjafruddin Prawiranegara pada kawasan perkantoran Bank Indonsia, Jl.MH.Thamrin, Jakarta Pusat. 

Waktu itu, saya diminta oleh panitia untuk mencari narasumber intip buku. Saya cari informasinya di internet. Lalu bertemulah saya dengan buku Jadi Jurnalis Itu Gampang. Buku best seller yang ditulis oleh seorang penulis keren yang luar biasa dalam menulis. Saya meminta beberapa orang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. salah satunya adalah Imam Rahmadi.

acara intip buku di gedung Bang Indonesia
acara intip buku di gedung Bang Indonesia
Ternyata penulisnya masih muda dan berstatus mahasiswa pula. Bagi saya ini luar biasa, dan sangat memotivasi kami para guru. Sebab pada saat itu masih banyak guru yang belum mau menulis dan menerbitkan bukunya sendiri. Sementara saya sendiri sudah mulai menulis dan menerbitkan buku menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Semenjak kegiatan intip buku di gedung bank Indonesia, kami menjadi sering berkomunikasi. Kami menjadi sahabat sejati. Sampai akhirnya Imam memutuskan kuliah S2 di jurusan Teknologi Pendidikan Universitas negeri Jakarta, dan kemudian melanjutkan S3 di luar negeri. Sementara saya sempat menikmati kursus singkat belajar STEAM di kampus CUMT China tahun 2019 lalu.

Sejak pertemua itu, kami menjadi sering jumpa dan bersilahturahim. Satu ketika saya diminta menjadi narasumber Dompet Dhuafa. Rupanya, tempat kegiatannya tak jauh dari rumah kontrakan Imam. Sayapun mampir setelah dijemput Imam di pascasarjana Universitas islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Kita mengobrol lama tentang dunia tulis menulis. Kita sama sama bermimpi satu saat kita akan belajar ke luar negeri dan bisa kuliah tinggi sampai jenjang S3. Itulah doa kami pada saat itu dari hasil diskusi dadakan. Kita percaya bahwa kegiatan menulis akan mengantarkan kami mewujudkan cita-cita kami.

Alhamdulilah pembicaraan kami di rumah kontrakan Imam kini terbukti. Allah telah mengabulkan doa-doa kami. Kini kami sama-sama bisa kuliah S3 dari menulis. Inilah yang saya sebut keajaiban menulis. Kita tidak pernah menyangka bisa kuliah S3 dari menulis dan belajar keluar negeri GRATIS. Itulah keajaiban menulis yang kini telah menghantarkan kami ke jenjang sekolah yang lebih tinggi..

Peserta Kegiatan Intip Buku di gedung Bank Indonesia
Peserta Kegiatan Intip Buku di gedung Bank Indonesia
Imam Fitri Rahmadi, adalah seorang dosen Universitas Pamulang yang sekarang sedang kuliah S3 di Johannes Kepler Universitt Linz Austria (2019-sekarang). Beliau pernah menulis 2 buku yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo ketika masih kuliah S1 di UIN Jakarta (2018-2013). Pada penghujung kuliah S2 di Universitas Negeri Jakarta (2016), Imam mulai tertarik untuk menekuni penulisan akademik. Pada akhirnya, ketika mulai menjadi dosen di Universitas Pamulang (2017), Imam mengelola jurnal, menjadi reviewer jurnal kampus lain, dan banyak mengikuti pelatihan penulisan akademik bahasa Inggris untuk keperluan persiapan studi lanjut ke luar negeri.

Imam juga ngeblog di sini: tigabelase.wordpress.com, ini merupakan blog saya yang kesekian kalinya, berisi tulisan tentang bagaimana menulis dalam konteks akademik. Semester ini, Imam mengambil mata kuliah Academic Writing English untuk belajar lebih lanjut tentang penulisan akademik. Bertepatan dengan ini semua, saya mengundang Imam untuk mengisi materi yang sedikit lebih teoretis tentang dasar menulis.

Keajaiban menulis telah membawa mimpi kita masing-masing menjadi nyata. Semoga kita berdua dapat menyelesaikan program doktor ini tepat waktu. Saya menuliskan kembali kisah ini untuk memberikan motivasi kepada peserta belajar menulis PGRI. Sekaligus sebagai refleksi diri saya untuk menulis lebih baik dan menerbitkan buku baru belajar menulis melalui Whatsapp group.

Salam Blogger Persahabatan
omjay
Guru Blogger Indonesia

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x