Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... guru blogger

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Bisakah Pemerintah Menata dan Mengelola Guru?

15 Juni 2019   06:57 Diperbarui: 15 Juni 2019   07:05 0 1 0 Mohon Tunggu...

Bisakah pemerintah menata dan mengelola guru?

Pertanyaan dari judul di atas muncul ketika terjadi diskusi antara saya sebagai guru di sekolah swasta dengan seorang teman yang menjadi guru di sekolah negeri.

Sebenarnya tak usah dibedakan sekolah negeri dengan swasta.  Sebab guru di kedua sekolah tersebut memiliki peran yang sama.  Mereka sama sama bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Harus diakui,  upaya mencerdaskan kehidupan bangsa ini tidak mudah.  Perlu strategi dan berbagai cara agar upaya mencerdaskan kehidupan bangsa ini sesuai harapan kita semua.

Harapan itu akan terwujud bila gurunya sudah sejahtera.  Mereka tidak lagi dipusingkan oleh urusan perut.  Guru mengajar dan belajar sepanjang hayat. Bisa dengan kuliah lagi sampai jenjang S3 atau mengikuti berbagai kursus kilat untuk meningkatkan kompetensinya. Sebab guru profesional itu tidak akan pernah berhenti belajar.

Persoalan sekarang adalah bagaimana pemerintah mampu menata dan mengelola guru dgn baik. Kesejahteraan guru diperhatikan dan kompetensi guru terus ditingkatkan.

Guru Indonesia masih belum ditata secara modern.  Pengelolaan tenaga guru masih dikerjakan dengan cara tradisional.

Contoh di sekolah negeri.  Berapa banyak guru honor di sekolah negeri yang belum juga diangkat menjadi PNS? Jumlahnya cukup banyak.  Bisa lebih dari 1.000.000 orang guru.  Itu kata kawan yang mengajar di sekolah negeri.  Saya sendiri belum membaca datanya secara langsung.

Pengelolaan guru swasta sudah jauh lebih baik.  Walaupun masih juga ada sekolah swasta yang  berlabel 'PGRI' yang gurunya belum sejahtera.

Tata kelola guru memang menarik untuk dijadikan diskusi.  Namun sayangnya, saya belum menemukan data akurat jumlah guru di Indonesia.  Kita asumsikan data guru dari dapodik yg dikelola oleh kemdikbud.  Belum termasuk data guru di simpatika kemenag.

Seiring berjalannya waktu,  pemerintah pusat sampai daerah sudah mulai membenahi tata kelola guru. Hal ini terlihat dari upaya upaya yang dilakukan oleh pemerintah dengan menata kembali guru guru PNS di setiap daerah kabupaten dan kota.

Perlu keseimbangan antara jumlah guru di desa dengan di kota.  Terutama guru guru di daerah 3T.  Terdepan,  terluar dan tertinggal.

Kalau kita mau peduli, penataan dan pengelolaan guru ini sebenarnya bisa dilakukan dengan sistematis,  masif dan terstruktur. Sehingga tak ada lagi guru honor yang bergaji di bawah upah minimal regional.

Peran pemerintah daerah sangat penting.  Dengan adanya otonomi daerah,  seharusnya guru bisa lebih sejahtera.  Sebab guru dikelola oleh pemerintah daerah dan regulasinya dibuat oleh pemeritah pusat.

Tata kelola guru harus dilakukan dengan kerjasama terus menerus pemerintah daerah dengan pusat.

Sebagai guru di sekolah swasta,  saya belum melihat secara komprehenship.  Mungkin saya perlu banyak diskusi lagi dengan guru guru di sekolah negeri.

Terkadang rumput tetangga terlihat lebih hijau dari halaman sendiri.  Hal itu saya lihat dengan lebih besarnya perhatian pemerintah kepada guru di sekolah negeri.  Hal ini wajar saja karena sekolah negeri dikelola oleh pemerintah.

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tuliskan.  Nanti kita sambung lagi esok hari.  Tulisan ini hanya iseng saja di pagi hari.  Barangkali bisa jadi diskusi kawan kawan pengurus PGRI.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com