Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru - Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Mari Ciptakan Lebih Banyak Technopreneurship di Sekolah & Kampus Kita

28 April 2011   17:02 Diperbarui: 26 Juni 2015   06:17 1585 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mari Ciptakan Lebih Banyak Technopreneurship di Sekolah & Kampus Kita
1304006651324195610

[caption id="attachment_104945" align="aligncenter" width="600" caption="Seminar Technopreneurship di Gedung Cawang Kencana"][/caption] Kamis, 28 April 2011, saya mengikuti kegiatan Seminar Technopreneurship di Gedung Cawang Kencana Jakarta.  Tepatnya di Jl. Mayjen Sutoyo Kav.22 – Jakarta Timur. Kegiatan seminar ini sangat bagus sekali, dan menginspirasi saya sebagai guru di sekolah, dan dosen di perguruan tinggi untuk lebih banyak lagi menciptakan technopreneurship di sekolah dan kampus kita. Technopreneurship adalah sebuah inkubator bisnis berbasis teknologi, yang memiliki wawasan untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai peserta didik dan merupakan salah satu strategi terobosan baru untuk mensiasati masalah pengangguran intelektual yang semakin meningkat (+ 45 Juta Orang). Dengan menjadi seorang usahawan terdidik, generasi muda, khususnya mahasiswa akan berperan sebagai salah satu motor penggerak perekonomian melalui penciptaan lapangan-lapangan kerja baru. Semoga dengan munculnya generasi technopreneurship dapat memberikan solusi atas permasalahan jumlah pengangguran intelektual yang ada saat ini. Selain itu juga bisa menjadi arena untuk meningkatkan kualitas SDM dalam penguasaan IPTEK, sehingga kita bisa mempersiapkan tenaga handal ditengah kompetisi global. [caption id="attachment_104946" align="aligncenter" width="600" caption="Peserta Seminar Technopreneurship"]

1304007413633473161
1304007413633473161
[/caption] Berangkat dari masalah tersebut di atas, dan dalam rangka Dies Natalis Ke-25 Universitas Respati Indonesia, dari Fakultas Teknolofi Informasi, Fakultas Ilmu Administrasi dan Fakultas Ekonomi berkolaborasi mengadakan acara Seminar Technopreneurship di Gedung Cawang Kencana. Tema kegiatan seminar ini adalah: “meningkatkan dan memotivasi generasi muda untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan dalam inkubator bisnis berbasis teknologi” [caption id="attachment_104949" align="aligncenter" width="600" caption="Pak Bambang Sedang Mempresentasikan Makalahnya"]
13040075821382297680
13040075821382297680
[/caption] Diharapkan dengan diadakannya SEMINAR NASIONAL TECHNOPRENEURSHIP ini, kita mampu menjawab salah satu segmen permasalahan yang ada, sehingga ke depan diharapkan masyarakat di lingkungan kampus URINDO pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya akan lebih peduli dan lebih memahami konsep wirausaha yang berbasis teknologi, sehingga melahirkan generasi technopreneurship yang dapat memberikan solusi atas permasalahan jumlah pengangguran intelektual yang ada saat ini. [caption id="attachment_104952" align="aligncenter" width="600" caption="Slide presentasi pak Bambang"]
13040077621196480827
13040077621196480827
[/caption]

Keynote Speaker:Prof. Dr. Tri Budi W. Rahardjo

Materi Seminar:1. Peranan WEBSITE dalam Pengembangan Berbisnis Online

& Pembicara(Handi Fu S.Kom - Direktur PT. Vibiz ICT Master Academy)

2. Membangun WIRAUSAHA untuk Meraih Sukses

(Dr. Bambang S. Pujantiyo- Peneliti Wirausaha BPPT)

3. Strategi Pemasaran Produk Bisnis Online & Wirausaha

(Muliadi Widjaya PhD – Praktisi Bisnis)

Dari materi yang disampaikan, saya sangat terkesan dengan presentasi dari pak  DR. Bambang. Beliau sangat bagus sekali menyampaikan materinya. Para pesertapun banyak yang terkesima dari apa yang disampaikan oleh doktor lulusan Jepang ini. Beliau belajar di Jepang selama 12 tahun, dan mendalami bidang technopreneurship. [caption id="attachment_104958" align="aligncenter" width="600" caption="Kemasan Tempe di Jepang"]

13040089172082057749
13040089172082057749
[/caption]

Beliau bercerita tentang pengusaha tempe yang kaya di luar negeri. Padahal tempe adalah produk Indonesia yang sudah diakui oleh dunia. Sayangnya, kita kurang mampu mengemas tempe dengan kemasan yang menarik, dan rasa yang berbeda-beda. Foto di atas adalah foto kemasan tempe yang ada di negara Jepang.

[caption id="attachment_104959" align="aligncenter" width="600" caption="Kemasan Tempe di Amerika"]

1304009072116575232
1304009072116575232
[/caption]

Pak DR. Bambang juga bercerita tentang kemasan tempe di Amerika yang terdiri dari berbagai ragam rasa, dan aroma. Hanya saja, tempe di Amerika namanya tempeh. rupanya orang Amerika pun sangat menyukai makanan produk dalam negeri Indonesia. Tempe asal Indonesia begitu diminati dan disukai oleh banyak orang di luar negeri. Banyak pengusaha di luar negeri kaya karena tempe. Produk makanan yang berbahan dasar kedelai ini.

[caption id="attachment_104962" align="aligncenter" width="600" caption="Tempe di Eropa & Australia"]

130400978975313414
130400978975313414
[/caption]

Tempe di Eropa dan Australia lain lagi. Mereka dikemas dengan lebih baik lagi sehingga menarik pembeli untuk merasakannya. Tempe atau tempeh menjadi makanan favorit orang-orang di luar negeri. Lalu bagaimana dengan tempe produksi Indonesia? Tentu kita akan tertawa melihatnya.

[caption id="attachment_104963" align="aligncenter" width="600" caption="Kemasan Tempe Produk Indonesia"]

13040100362015764411
13040100362015764411
[/caption] Mohon bersabar, saya akan lanjutkan ceritanya, besok lagi ya....! Sudah mengantuk nih, hehehe.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ekonomi Selengkapnya
Lihat Ekonomi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan