Mohon tunggu...
Widz Stoops
Widz Stoops Mohon Tunggu... Animal Lover

Smile! It increases your face value.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

"Whatever Your Style, Cover Your Smile!"

23 November 2020   05:44 Diperbarui: 23 November 2020   06:00 96 39 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Whatever Your Style, Cover Your Smile!"
Sumber poto : Winston Medical Center Facebook

Dua bulan lalu sahabat dekat yang kebetulan juga anak buahku di kantor terkena virus Covid-19. Ia terinfeksi karena suaminya tertular virus dari anak buah di kantornya.

Aku sempat ketar-ketir mendengar berita itu. Dadak sontak, kami satu kantor melakukan test COVID-19 dan alhamdullilah hasil testnya semua negative. Kami bahkan melakukan test tersebut dua kali dan hasil yang kedua sekali lagi dinyatakan negative.

Untungnya perusahaan tempatku bekerja sangat strict dan mewajibkan kami menggunakan masker di kantor, setiap saat. Masker hanya boleh dibuka apabila sedang duduk sendiri atau tidak berinteraksi dengan orang lain.

Tidak cuma itu, setiap meja di kantor kini dilengkapi sekat yang terbuat dari fiber glass, sebagai jarak atau batasan saat berhadap-hadapan dengan orang lain. Seluruh lantaipun kini ditempeli stiker untuk mengingatkan kita agar tetap berjaga jarak.

Masih melekat diingatanku, ketika surgical mask dan masker N-95 menjadi barang langka bahkan susah ditemukan. Sekalipun ada, harganya gila-gilaan.

Semenjak itulah banyak kreativitas muncul. Orang-orang mulai membuat masker dari bermacam-macam jenis bahan kain. Di samping masker jenis ini dapat dipakai berkali-kali, juga dapat mengurangi jumlah sampah yang otomatis baik untuk lingkungan.

Cara Memakai Masker yang Benar.

Memakai masker dengan benar itu mudah, tetapi ada beberapa hal yang harus kita ketahui. 

Pertama, cuci tangan dulu setidaknya selama 20 detik atau gunakan hand sanitizer sebelum memakai masker untuk membatasi kuman di tangan yang bersentuhan dengan masker atau wajah kita.

Kedua, kenakan masker wajah, pastikan menutupi mulut dan hidung. Ingat, masker itu untuk melindungi orang lain. Jika masker tidak menutupi mulut dan hidung, kalau  kita kebetulan bersin, mungkin kita telah membuat orang lain terpapar virus, apabila kebetulan kita mengidapnya.

Bahan apapun yang digunakan, pastikan masker benar-benar pas, hingga kita dapat bernapas dengan mudah. Setelah masker kita kenakan, usahakan untuk tidak menyentuhnya. Kalaupun terpaksa harus menyentuhnya, karena kita harus minum dan makan misalnya, cucilah tangan atau gunakan hand sanitizer terlebih dahulu.

Seringnya mencuci tangan dan penggunaan hand sanitizer dapat membuat kulit menjadi kering. Gunakan lotion atau pelembab tangan untuk mencegahnya. Kalau mungkin, carilah hand sanitizer dengan kandungan aloe-vera  di dalamnya.

Sumber poto : Dokpri
Sumber poto : Dokpri

Bagaimana cara memelihara masker kain?

Apabila hendak pergi keluar rumah seharian, sebaiknya membawa masker cadangan. Jangan lupa membawa dua kantong kertas atau kantong plastik.

Mengapa harus membawa dua kantong? Satu untuk masker yang telah dipakai, satunya lag untuk masker bersih.

Ketika kita melepaskan masker sementara untuk makan dan lain-lain, simpanlah masker dengan benar. Lipat masker menjadi dua, bagian yang  menyentuh mulut terlipat ke dalam, kemudian masukan masker ke dalam kantong kertas atau kantong plastik.

Jangan pernah memasukkan masker ke dalam saku tanpa memasukannya ke dalam kantong kertas atau plastik terlebih dahulu. Jangan juga menggantungnya di mobil, seperti pada kaca spion, karena hembusan udara dari kipas angin atau AC di dalam mobil dapat menyebarkan droplet dari masker ke udara.

Apabila kita merasa masker telah bersentuhan dengan sesuatu atau seseorang telah mencemarinya, sebaiknya simpan masker itu kedalam kantong kertas atau plastik, lalu masukan ke dalam tas. Kemudian pakailah masker bersih lainnya tapi jangan lupa cuci tangan dulu sebelum menggantinya.

Masker kain harus dicuci setiap hari setelah kita memakainya. Agar tahan lama cucilah masker dengan tangan. Setelah dicuci, kita dapat mengeringkannya lewat mesin pengering.

Bagi yang tidak punya mesin pengering, cukup menjemurnya di bawah sinar matahari. Apabila tidak ada sinar matahari, kita bisa menjemurnya di dalam rumah. Setelah setengah kering,  gunakan hair dryer untuk membantu agar benar-benar kering. Bisa juga dengan menyetrikanya. Idealnya di musim hujan, ada baiknya kita memiliki sedikitnya empat masker.

Menutupi mulut dan hidung di tempat umum adalah bentuk toleransi kita untuk tidak menularkan virus tersebut kepada orang lain di sekitar, kalau-kalau kita terinfeksi tanpa menunjukan gejala (asymptomatic), atau kita pre-symptomatic (virusnya sudah ada di tubuh kita hanya saja gejalanya belum terlihat).

Saat memakai masker kita menbatasi jumlah droplet yang kita sebarkan ke udara melalui bersin, batuk bahkan berbicara. Itulah sebabnya sangat penting memakai masker di tempat umum, sehingga orang sekitar kita terlindung dari kemungkinan tertularnya virus.

Sekali lagi yang perlu diingat adalah masker kita pakai sebagai bentuk kepedulian kita terhadap orang lain. Semakin banyak orang yang menggunakannya, semakin banyak orang yang terlindungi. 

So, whatever your style, cover your smile!

Salam.

Widz Stoops, November 22, 2020 - USA



VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x