Mohon tunggu...
Hendra Wardhana
Hendra Wardhana Mohon Tunggu... soulmateKAHITNA

Anggrek Indonesia & KAHITNA | Kompasiana Award 2014 Kategori Berita | www.hendrawardhana.com | wardhana.hendra@yahoo.com | @_hendrawardhana

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Makin Asyik, Jajan Mendoan di UGM Bayar dengan Uang Elektronik

14 Juni 2015   08:45 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:04 0 2 0 Mohon Tunggu...

Instrumen pembayaran non-tunai di Indonesia terus digencarkan. Penggunaanya pun semakin diperluas tidak lagi hanya dalam sektor transportasi dan ritel yang selama ini mendominasi. Bukan lagi hanya untuk membeli tiket transportasi publik, parkir, masuk tol atau berbelanja di merchant-merchant ternama, kini menikmati sepotong mendoan pun bisa menggunakan uang elektronik.

Datanglah ke BNI-UGM Foodpark jika ingin menikmati mendoan hangat yang nikmat dan membayar menggunakan uang elektronik. BNI-Foodpark UGM adalah kantin modern yang beroperasi seiring dengan dijadikannya UGM sebagai kampus pilot project Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada tahun 2014 silam. BNI-UGM Foodpark berada di Lembah UGM, tepatnya di sisi timur kampus Fakultas Hukum serta Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. BNI UGM Foodpark menyatu dengan taman parkir di Lembah UGM.

Pada bulan Juni 2015 sudah dua kali saya berkunjung ke BNI-UGM Foodpark, yaitu pada 4 Juni dan 10 Juni. Sebagai penggemar tempe, setiap kali berkunjung saya selalu memesan Mendoan untuk menemani makan siang. BNI-UGM Foodpark menyediakan banyak varian Mendoan, mulai dari mendoan original, mendoan isi telur, mendoan isi keju, mendoan isi ayam hingga mendoan isi daging sapi. Ada juga paket mendoan dan nasi. Semua menu mendoan sudah termasuk potongan mentimun dan tomat segar serta pilihan sambal yaitu sambal bawang, sambal kecap dan sambal terasi.

Harga mendoan di BNI-UGM Foodpark mulai Rp. 10.345 untuk sepotong mendoan original. Harga yang agak mahal karena ukuran mendoan di Foodpark ini berukuran 2-4 kali lebih besar dibanding mendoan biasa tergantung jenis yang dipesan. Tempe yang digunakan juga tempe mendoan yang sebenarnya, bukan tempe yang diiris tipis.

Pertama saya mencicipi mendoan original. Sepotong tempe mendoan digoreng dengan tepung dan irisan daun bawang. Tempenya matang dan gurih dengan tepung berwarna kekuningan yang setelah dicicipi terasa jejak kunyit. Saya memesan agak kering sehingga ketika digigit terasa lebih renyah. Dinikmati selagi panas dengan cocolan sambal kecap, rasa mendoan ini tidak mengecewakan.

Pada kedatangan kedua, saya kembali memesan mendoan. Kali ini paket nasi dan sepotong mendoan besar dengan sambal bawang menjadi pilihan. Disantap selagi panas dengan nasi yang pulen, makan siang saya terasa sangat nikmat meski dengan menu yang sederhana. Ketika dicocol dengan sedikit sambal bawang, rasanya semakin gurih. Pedasnya sambal di atas level saya sehingga tak banyak cocolan sambal yang saya tambahkan. Satu paket mendoan ini dihargai Rp. 13. 545.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x