Kotaksuara

Suara Minang "Tabalah", Nalim atau Al Haris?

12 April 2018   09:00 Diperbarui: 12 April 2018   09:14 735 0 0
Suara Minang "Tabalah", Nalim atau Al Haris?
pilkada.metrotvnews.com

MERANGIN - Suara warga Merangin asal Sumatera Barat pada setiap Pilkada di Merangin cukup jadi incaran bagi Paslon untuk meraihnya. Betapa tidak, suara dari ranah Minang ini terbilang salah satu lumbung pemilih di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

Memang, secara pasti sulit menghitung data ril berapa jumlah warga Merangin asal Minang. Sebab, orang Minang yang sering di sebut urang awak ini telah tersebar dimana-mana dan tinggal di Merangin bertahun-tahun. Bahkan saking banyaknya urang awak di Merangin persatuan yang dibentuk-pun tak hanya atas nama sesama dari provinsi Sumbar, namun antar kabupaten/kota.

Ada beberapa persatuan kedaerahan di Merangin yang begitu akrab ditelinga kita yang berasal dari minang, seperti Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS), Ikatan Keluarga Agam Bukit Tinggi (IKAB), Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP), Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Ikatan Keluarga Payakumbuh Lima puluh koto (IKPL), Dll. 

Untuk Pilkada Merangin 2018 ribuan suara warga Merangin asal Minang di pastikan terbelah dalam bahasanya minang "Tabalah". Secara terang-terangan 'kelompok' yang mengatasnamakan warga Merangin asal Minang hingga saat ini hanya mengarahkan dukungan ke dua pasangan calon.

Pertama mengarah ke Paslon nomor urut 3. Nalim - Khafid. Setelah Jum'at (30/3/2018) lalu, tergabung melalui tim Minang Saiyo Merangin Bersatu menyatakan sikap mendukung Paslon nomor urut 3 dan tim ini dibawah komando Taswin Indra bahkan telah dikukuhkan secara langsung sebagi tim pemenangan oleh Nalim-Khafid.

Memang, Nalim dan Khafid memperistrikan urang Minang sehingga keduanya merupakan 'urang semendo', alasan ini dirasa wajar dukungan dari warga Merangin asal Minang berpotensi diraup Paslon nomor 3 ini, tentu keduanya dekat secara kekeluargaan dengan minangkabau .

Apalagi Nalim -Khafidh didukung oleh anggota DPR RI Handayani yang juga berdarah Minang serta didukung oleh calon bupati Merangin 2013 silam yang juga anggota DPD RI dua periode M Syukur yang tak lain merupakan senator asal Jambi yang saat ini juga tercatat sebagai sumendo minang.

Tak banyak alasan yang sulit membantah jika Nalim Khafid wajar meraup suara pemilih dari warga Merangin asal Minang. Namun demikian suara ini tidaklah bulat hanya ke pasangan yang diusul PAN, PDIP, Nasdem dan PKB ini.

Kedua,pasca dikukuhkannya tim Minang Saiyo Merangin Bersatu untuk Nalim-Khafid dan berselang  beberapa hari para tokoh-tokoh dan  toke-toke asal minang di Merangin selain kelompok Minang Saiyo juga menyatakan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 2. Al Haris - Mashuri (Hamas).

Para tokoh dan toke tersebut, pada Kamis (5/4/2018) malam, bertempat di salah satu Hotel di Bangko mengadakan silahturahmi bersama Hamas, menariknya pada acara ini tak ada pengukuhan tim, namun ratusan warga Merangin asal minang ini mengikrarkan pernyatakan sikap mendukung dan berjuang untuk kemenangan Hamas.

Berdasarkan laporan ketua panitia silaturahmi ini, Ampera mengatakan sebenarnya pihaknya mengundang 200 orang, akan tetapi jumlah yang hadir jauh melebihi target dan ini menurutnya wujud tingginya animo urang minang untuk mendukung Al Haris dan Mashuri. 

Adapun nama-nama tokoh yang bulat menyatakan sikap mendukung pasangan nomor dua ini berdasarkan pantauan penulis ada nama H Ampera, H Yuneldi Yunis Koto (Uyun), H Erwin, H Buyung, H Roni Muardi, H Hanafi, Daman H Amir, Erizal Chan, Zakirman, H Yaman Said, Yulius Tuga, H Mirzal Nur serta tokoh dan toke beken lainnya.

Ternyata selain sosok Al Haris yang begitu memikat bagi tokoh-tokoh Minang ini, istri Mashuri calon wakil bupati pendamping Al Haris ternyata juga berdarah minang sehingga suara Merangin asal minang tak dipungkiri harus terbelah kepada dua paslon yang bersaing ketat ini.

Oleh : Himun Zuhri 

Bangko, 12/4/2018