Mohon tunggu...
Vivian Wahab
Vivian Wahab Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Mompreneur, Influencer dan Blogger

Saya adalah Mompreneur, Influencer dan Blogger, siap bekerja sama dengan Anda.

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Emak-Emak Influencer? Why Not!

13 Juli 2022   22:21 Diperbarui: 13 Juli 2022   22:43 70 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hobi. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Di zaman serba digital saat ini memaksa kita harus senantiasa belajar, semua dilakukan agar kita tidak tertinggal atau bahkan tergerus oleh perubahan zaman. Karena semua lini sudah dimasuki dunia online, mulai dari masakan hingga bumbu dapur sekalipun sudah bisa diakses secara online. Dunia pendidikan juga serba dalam jaringan (daring), hingga pekerjaan sekalipun juga merambah remote jarak jauh alias online.

Seiring perkembangan teknologi, media sosial yang awalnya hanya dimasuki anak-anak mudah, maka saat ini hampir semua rentang usia juga online di media sosial (medsos). Dandan difoto, makan difoto, kerja difoto, bahkan sampai ibadah dan mau tidur juga difoto. Tidak ada yang salah jika tidak menyalahi norma agama dan sosial yang ada.

Gayung Bersambut, dilirik Brand dan Perusahaan


Dari semua aktivitas tersebut maka ada yang kreatif untuk menjadikan ajang "narsis" pamer foto tersebut menjadi sarana untuk promosi. Maka pihak marketing dari sebuah brand lokal maupun nasional mulai memanfaatkan hal tersebut untuk mempromosikan produk atau jasanya.

Dan muncullah istilah Influencer sebagai sebutan bagi para pemilik media sosial yang mempromosikan sebuah produk atau jasa di medsosnya. Dengan harapan saat dilihat oleh para pengikutnya (followers), produk atau jasa tersebut semakin dikenal dan berimbas kepada naiknya tingkat penjualan.

Gayung pun bersambut, ada pasar dan ada permintaan. Pihak perusahaan diuntungkan karena mendapatkan promosi, dan pihak influencer mendapatkan imbalan karena membantu promosi. Simbiosis mutualisme yang baik.

Emak-emak Influencer


Jika kita tahu selama ini namanya artis bintang iklan adalah harus Good looking alias cantik dan usia muda, maka dengan perkembangan zaman saat ini bintang iklan dalam jenis influencer ini tidak menuntut keduanya. Yang penting punya followers banyak dan aktif, maka selalu saja ada Brand atau perusahaan yang menawarkan kerjasama.

Bagi yang belum tahu sama sekali, tawaran kerjasama ini bisa didapatkan dengan cara langsung ataupun melalui pihak ketiga seperti agen atau marketplace. Mungkin saya tidak akan membahas teknisnya sekarang, semoga next artikel bisa saya ulas lebih lengkap.

Yang jelas, saya yang seorang ibu dengan tiga (3) anak sekalipun masih mendapatkan banyak peluang dari berkarya melalui jalan influencer. Jadi kalau ada yang berkeluh-kesah tentang sulitnya mencari pekerjaan, jalan ini bisa Anda coba, asalkan sabar dan berkomunitas, InsyaAllah ada saja jalan Rizky-NYA.


*Imbas positif menjadi Influencer: saya menjadi KOL dalam Webinar Nasional dari Siber Kreasi KOMINFO.

Koneksi Internet dari Indihome

Dari semua aktivitas dalam menjadi Influencer, ada hal utama yang mendukung keberlangsungan aktivitas Influencer agar lancar. Yaitu koneksi internet yang stabil, dan saya masih mengandalkan Koneksi Internet dari Indihome. Dengan koneksi yang stabil kita mendapat Manfaat Tak Terbatas Internetnya Indonesia untuk senantiasa berbagi dan menebarkan kebaikan.

Semoga Bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan