Vinsensius Patno
Vinsensius Patno GURU DAN JURNALIS

VINSENSIUS PATNO TINGGAL DI LABUAN BAJO MANGGARAI BARAT SEORANG GURU DAN JURNALIS Hp: 082144900530 email: vino_jura1380@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Komunitas Diskusi Literasi Rakyat Kabupaten Manggarai NTT Terbentuk

9 Mei 2018   20:39 Diperbarui: 9 Mei 2018   20:50 629 0 0
Komunitas Diskusi Literasi Rakyat Kabupaten Manggarai NTT Terbentuk
pemimpin-umum-cakrawala-ntt-gusti-rikarno-bersama-presiden-komunitas-diskusi-literasi-rakyat-5af2f965dd0fa84ed2590895.jpeg

Rendahnya minat baca di kalangan masyarakat memang sudah menjadi rahasia umum. Berbagai macam faktor menyebabkan budaya membaca buku semakin menurun dari hari ke hari. Berbanding terbalik dengan minat masyarakat dalam mengakses internet. Banyak orang lebih suka mencari segala informasi melalui internet. Padahal membaca tulisan yang tercecar di internet tidak mampu membentuk daya nalar seseorang. Lain ceritanya jika membaca buku yang ditulis sesuai dengan metodologi yang jelas dan teratur.

Melihat hal ini sekumpulan orang-orang yang peduli pendidikan di Ruteng-Kabupaten Manggarai membangun inisiatif dengan membentuk pondok Komunitas Diskusi Literasi Rakyat. 

Komunitas Diskusi Literasi Rakyat ini adalah wadah tepat untuk orang-orang yang peduli dengan dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai. Komunitas Diskusi Literasi Rakyat ini adalah sayap kanan dari Media Pendidikan Cakrawala NTT yang saat ini menjadi majalah pertama dan satu-satunya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pater Wilfrid Babun SVD yang dimandatkan sebagai "Presiden" Komunitas Diskusi Literasi Rakyat dalam keterangannya kepada media ini (Senin,08/05/2018) di Ruteng menyampaikan bahwa komunitas diskusi Literasi Rakyat, terinspirasi dari pikiran seorang muda bernama, Gusty Rikarno. 

Beliau yang adalah pimpinan umum Cakrawala NTT telah "menggangu" sekian banyak orang muda untuk ikut peduli terhadap pembangunan mutu pendidikan di NTT. Komunitas diskusi Lera Gere di Boru - Flores Timur dan komunitas diskusi Secangkir Kopi Kupang adalah contok kecil dari pikiran "gilanya".  Sore ini komunitas diskusi "Literasi Rakyat" akhirnya ikut terbentuk. 

Tujuan Komunitas Diskusi Literasi Rakyat ini adalah untuk mengakarkan gerakan literasi hingga di akar rumput dalam wilayah Manggarai Raya. 

Komunitas ini akan bersinergi dengan semua hati peduli pendidikan untuk ikut mendekatkan pelayanan kebutuhan bahan bacaan di kalangan pelajar, guru dan masyarakat umum khususnya Kabupaten Manggarai Raya.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
"Spirit utama dari pembentukan komunitas diskusi Literasi Rakyat adalah menjadikan kultur literasi itu salah satu elemen penting dalam interaksi sosial. Masyarakat yang "smart" otak dan indah bathinnya. 

Tugas mulia ini harus menjadi panggilan kita semua serta menjadi akses untuk kemuliaan diri dan sosial. Kebiasaan membaca harus sengaja diciptakan. Komunitas Literasi Rakyat terpanggil dan bertekad untuk berpartisipasi dalam kerja kemanusiaan. 

Literasi harus menjadi kebiasaan (habitus) dan kultur sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Manggarai Raya. 

Agar tujuan bisa terwujud dalam Komunitas Diskusi Literasi Rakyat ini diperlukan wadah yang jelas serta adanya  aktivitas yang konkret dengan tersedianya buku-buku bacaan untuk kalangan remaja, pelajar dan masyarakat umum. Untuk itu perlu adanya mimpi bersama, sikap optimisme serta sinergisitas dan solidaritas", kata Pater Wilfrid.

Pimpinan Umum Media Pendidikan Cakrawala NTT Gusty Rikarno, S.Fil saat meresmikan komunitas Literasi Rakyat menyampaikan bahwa Untuk itu membangun pendidikan harus menjadi tanggungjawab bersama. Seluruh stakeholders pendidikan harus ikut peduli, bersinergi dan berkolaborasi.

"Puji Tuhan, seorang masyarakat peduli pendidikan mau bersinergi dengan menyediakan pondok diskusi di jantung kota Ruteng. Sore ini beberapa orang anggota komunitas berkumpul. Mematangkan nama yang hebat. Literasi Rakyat. Media Pendidikan Cakrawala NTT adalah mitra yang selalu setia menemani", ujar alumni STFK Ledalero ini.

 Komunitas diskusi Literasi Rakyat-Ruteng telah memilki pondok sendiri di jalan Kartini, No. 5 Kota Ruteng. Di dalamnya tersedia berbagai macam judul buku dan akan dipasang wife gratis untuk siapa yang ingin mengaksesnya. 

Selain itu tersedia juga aneka makanan ringan dan minuman. Konsepnya jelas. Orang menikmati makanan ringan sambil membaca buku. Vinsen Patno