Media

Sempat Jatuh di Tahun 2003, Media Online Bangkit Lagi!

14 September 2018   16:56 Diperbarui: 17 September 2018   09:50 227 0 0
Sempat Jatuh di Tahun 2003, Media Online Bangkit Lagi!
Courtesy of Angela Merici

Medio 1990-an: Generasi Pertama

Rahma M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu Surya, Firman Siregar, Adi Indrayanto dan Onno W. Purbo kerap disebut di awal sejarah internet di Indonesia pada tahun 1990-an.  

1994

Catatan tentang media online pertama kali adalah Republika Online pada 17 Agustus 1994, setahun setelah Harian Republika terbit.

1996

Awak majalah Tempo mendirikan tempointeraktif.com, yang sekarang www.tempo.co. Selain itu, Bisnis Indonesia juga meluncurkan situsnya pada 2 September 1996.

1997

Harian Waspada di Sumatera Utara meluncurkan Waspada Online (www.waspada.co.id). Tak lama setelah itu, muncul Kompas Online(www.kompas.com). 

Mereka disebut sebagai generasi pertama media online di Indonesia. Kontennya adalah memindahkan halaman edisi cetak ke internet, kecuali tempointeraktif yang tidak memiliki edisi cetak karena telah dibredel pada tahun 1994 (Majalah Tempo). 

1998: Detik Sang Pelopor

Pada tanggal 7 Juli 1998, www.detik.com diunggah pertama kali sebagai media online otonom. Walaupun menyandang nama detik, tetapi media tersebut tidak memiliki hubungan dengan Tabloid Detik dan Detak.

Tanpa dukungan media cetak, www. detik.com mengenalkan jenis berita baru, yaitu: ringkas to the point.

2000-2003: Booming Dotcom dan Kejatuhannya

situs-situs lokal bermunculan, seperti astaga.com, satunet.com, lippostar.com, kopitime.com dan berpolitik.com.

2002

Satu per satu media berguguran, tak mampu mengongkosi biaya operasional. 

2003

Saham Kopitime disuspensi di harga Rp5,00 per lembar. Media online yang bertahan dari krisis adalah detik.com, kompas.com, dan tempointeraktif.com.

Setelah 2003: Musim Semi

Awal 2003, muncul kapanlagi.com.

2006

Grup PT Media Nusantara Citra (MNC) yang memiliki tiga stasiun televisi yaitu RCTI, Global TV, dan TI yang kemudian berubah menjadi MNC menyiapkan situs okezone.com. Okezone menjadi tanda bagi bangkitnya media online di Indonesia.

2008

Empat wartawan Tempo meluncurkan Vivanews. Sementara itu, Grup Kompas Gramedia menggelontorkan Rp11 miliar untuk reborn kompas.com. Grup Tempo yang memiliki tempointeraktif.com mulai digarap serius dengan menambahkan staf ddan format baru. 

Selepas 2003

Situs-situs berita menjadi lebih atraktif dan membuka ruang interaksi antar pembaca.

Referensi:

Margianto, J. H., dan Syaefullah, A. 2012. Media online: pembaca, laba, dan etika. Jakarta Pusat: Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.