Mohon tunggu...
Varhan AZ
Varhan AZ Mohon Tunggu... Penyemangat

Pembela Orang Susah

Selanjutnya

Tutup

Bola

Tangan Dingin Polri Bina Olahraga

27 Februari 2020   09:47 Diperbarui: 27 Februari 2020   09:55 60 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tangan Dingin Polri Bina Olahraga
Dokumentasi : Divisi Humas Polri

Tangan Dingin Polri Bina Olahraga Oleh :
Varhan Abdul Aziz
Alumni Magister Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia

Bhayangkara FC,Samator Bhayangkara, Popsivo PGN Polwan, Baru saja launching Jersey 2020. Saya ga terlalu mengikuti ketiga tim ini. Dengar2 sekilas saja, baru tahu saya kalau ini tim2 juara. Pinjam Quotesnya Kapolri "Ternyata ini tim bukan kaleng - kaleng!"

Kemarin saya ga sengaja diajak senior keacara ini. Habis shalat subuh diajak dadakan. Saya pikir acara launching yg diselenggarakan Polri di Aula PTIK akan biasa2 saja. Ternyata ini acara layak dapat jempol, walaupun diselenggarakan di gedung internal, manajemen programnya sekelas tim Internasional! Ga kalah meriah dengan lauching Club Barca. Jujur Keren!!!

Cek aja di Youtube, Mc-nya si om jebret berempat dengan kawan2. Baru sadar, saya diundang dalam acara tim gacoan, saat melihat para atlit dari 3 tim tersebut hadir semua. Awal perkiraan saya, ini tim - tim gurem, sekedar peramai kompetisi. 

Bayangan mula, mereka hanya nama saja bertitelkan Istilah Polisi, pemainya cabutan semua dari professional luar. Ternyata tidak, benar - benar anggota Polri juga ikut main didalamnya! Dan mereka benar2 layak, berkualitas setara atlit Internasional. Gokil.

Sambil menyelam minum air, sambil tugas negara, bisa jadi atlit pula. Begitu mungkin yang dirasakan oleh pemain2 dari ketiga tim ini. Bahkan di tahun 2017, 16 orang squad Bhayangkara FC diangkat sebagai anggota POLRI melalui Jalur Atlit.

POLRI membawa kita pada persfektif berbeda dalam harapan mereka mendekatkan diri pada masyarakat melalui Olahraga. Klub Bhayangkara FC berdiri sejak 2016, setelah sebelumnya melalui Sedemikian banyak proses perubahan nama. Hebatnya di Tahun Kedua tim ini langsung Juara Liga!!! Jarang ada tim newbie yg bisa langsung champione. Kemenangan ini membawa dampak positif menjadikan Masyarakat memandang POLRI semakin humanis.

Darisanalah lahir Bhara mania. Kelompok supporter pendukung Bhayangkara FC. Awalnya mereka terdiri dari Anggota Polri setempat yg berinisiasi mendukung dalam setiap pertandingan di daerah tandang. Lama kelamaan masyarakat sipil yg melihat kemenangan tim jagoan ini menjadi jatuh hati dan ikut support. Saya seorang Persita Mania, gara2 hadir di acara Launching Ini, mulai jatuh hati dengan Prestasi mereka.

Ternyata bukan cuma Bhayangkara FC tim yg berafiliasi dengan Kepolisian. Di Iraq, Korea Selatan juga Thailand masing2 ada Tim Polisi, dan mereka semua tim2 Juara! Rasanya sah-sah saja tim berasal dari Instansi manapun, selama sesuai regulasi yg ada dan pembiayaan professional non APBN.

Akan unik bila nanti lahir klub2 berprestasi dari Kementrian atau Lembaga lainya, yang penting memiliki pembinaan yang jelas. Bhayangkara FC membuktikanya dengan Sertifikasi AFC. Mereka bisa ikut serta di Kejuaraan Asia!

PGN Popsivo Polwan juga menjadi tim Juara Pro Liga di 2019. 5 dari 6 pemain mereka adalah anggota timnas Volley Putri yang juga diantaranya personil Polisi. Bhayangkara Samator pun demikian, menjadi Juara Proliga 2019 dengan komposisi pemain Polisi yang juga sebagian masuk timnas. Artinya pembinaan olahraga Polri sukses!

Dalam Asian Games 2018 terdapat 14 atlet Putra Putri Polri yang memperoleh medali.Dari Cabang Sepak Bola,Takraw, Voli Putra, Voli Putri,  Menembak dan Air Pistol. Tidak hanya di cabor tersebut, Cabang Lari dan Cabang lainyapun POLRI memiliki atletnya yg menyumbang prestasi untuk Merah Putih. Hal ini karena kebijakan inovatif Polri dalam penerimaan Bintara dan Perwira melalui jalur Talents Scouting. Semakin terlihat kepedulian POLRI yang medalam terhadap dunia Olahraga Indonesia.

"Olahraga Adalah Pemersatu Bangsa & Pembangun Semangat Nasionalisme."
- Nicholas S Saputra -

POLRI menyadari, olahraga dapat menyatukan bangsa. Mendamaikan masyarakat, dan mengangkat kecintaan rakyat pada negaranya. Semangat rakyat bangkit, hingga kebanggaan akan Indonesia menjadi tinggi. 

Kita ingat ketika Menjadi Juara Umum Sea Games 2011 di Indonesia, Juara AFF 2014 , hingga sukses pelaksanaan Asian Games dan Prestasi Klasmen ke 4 Perolehan  Mendali Akhir, membawa kita pada kebahagiaan menjadi bagian negeri ini. Pada akhirnya Rakyat yang cinta Bangsanya karena Olahraga akan mempengaruhi stabilitas positif keamanan Negara.

Kapolri Idham Azis memberikan dukungan  penuh. Hal ini ditunjukan dengan hadirnya beliau dalam agenda launching dan memberikan motivasi untuk meningkatkan moril para pemain. Ia berkomitment untuk memperhatikan karir para anggota yg berprestasi dalam olahraga. 

Namun Jenderal Idham juga mengingatkan "Jangan Polisi Kalah, Ikutan Ribut. Polisi Harus Jadi Teladan. Jangan Atur - atur skor, kita ada satgas anti mafia bola. Jangan Jeruk , makan jeruk !!!"

Saya melihat Polri memiliki potensi terbaik untuk memenangkan Kompetisi 2020 dengan ketiga Tim Binaanya tadi. Kesungguhan terlihat dari bagaimanan CEO bhayangkara FC yang Juga Kakorlantas Polri Irjend Pol Istiono menargetkan Juara Liga! Good Will Sudah ada, Kerja Keras Dan Dukungan diberikan, Pemain terbaik didatangkan, Tangan dingin pembinaan olahraga POLRI, siap menggenggam Prestasi 2020. Indonesia Menyambutmu Bangga!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x