Mohon tunggu...
Uswatun Hasanah
Uswatun Hasanah Mohon Tunggu... Universitas Sumatera Utara

Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pengabdian Fakultas Pertanian USU Tentang Penanganan Susu Segar di Peternakan Rakyat Desa Tanjung Garbus

20 November 2019   14:35 Diperbarui: 20 November 2019   18:41 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pengabdian Fakultas Pertanian USU Tentang Penanganan Susu Segar di Peternakan Rakyat Desa Tanjung Garbus
Tim Abdimas Fakultas Pertanian USU Bersama Peternak Kerbau Desa Tanjung Garbus

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di satu peternakan rakyat kerbau perah di Desa Tanjung Garbus, Lubuk Pakam. Kegiatan ini diketuai oleh Karina Nola Sinamo, S.TP., M.Si dan Uswatun Hasanah, S.Pt., M.Si sebagai anggota pada Pengabdian kepada Masyarakat Skim Dosen Muda 2019 yang difasilitasi dan didanai oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, sumber dana Non PNBP USU T.A.2019 dengan nomor kontrak 331/UN5.2.3.2.1/PPM/2019. 

Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim Abdimas Fakultas Pertanian USU adalah pelatihan tentang penanganan susu segar kepada Bapak Bal Bir Singh dan tim selaku peternak kerbau perah (Kerbau Murrah). Kegiatan pelatihan ini diawali dengan pemberian materi tentang pentingnya penanganan susu segar dan dampak yang terjadi bila susu segar tidak segera ditangani dengan baik. 

Hal tersebut dilakukan karena ketika tim Abdimas melakukan survey ke lapangan, terlihat bahwa peternak belum menerapkan penanganan susu segar yang tepat, karena susu yang sudah diperah tidak langsung disimpan di tempat yang tertutup,tetapi susu tetap dibiarkan terbuka, selain itu proses penanganan saat pemerahan juga masih perlu diperhatikan, khususnya dalam hal higinisasi ternak dan alat-alat yang dilakukan saat pemerahan.

Penanganan susu sudah harus diperhatikan pada kegiatan saat pemerahan, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan susu. Hal tersebut dikarenakan proses penanganan,  pengolahan,  pengawetan, dan  penyimpanan bahan pangan khususnya susu  yang kurang  baik  dapat  mengakibatkan kualitas susu menjadi menurun dan bahkan mengalami kerusakan sehingga tidak layak untuk dikonsumsi karena kita tahu bahwa susu merupakan salah satu produk pangan yang selain memililki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan juga mudah mengalami kerusakan.

Apakah hal yang perlu dilakukan untuk mencegah turunnya kualitas susu segar dan layak untuk dikonsumsi? Jawabannya adalah perlunya penanganan yang tepat terhadap susu segar, khususnya sebelum pemerahan sampai penyimpanan. Sebelum dilakukan proses pemerahan, hal yang harus diperhatikan adalah kebersihan ternak, peralatanan pemerahan, kandang dan peternak yang akan melakukan pemerahan atau bisa disebut sebagai sanitasi sebelum pemerahan sampai penyimpanan, yaitu :

  • Alat-alat  yang  diperlukan  untuk  pemerahan  susu  seperti  ember  yang bermulut  sempit  untuk  penampung  susu,  milk  can,  saringan  dan  lain-lain dipersiapkan dalam keadaan kering dan bersih yang sebelumnya dicuci  menggunakan  air  bersih  bila  perlu menggunakan  deterjen  dan  dibilas dengan air panas (60-70 oC) untuk membunuh mikroba dan melarutkan lemak susu yang menempel pada alat-alat
  • Ambing  sapi  dan  daerah  lipatan  paha  sapi terlebih dahulu dibersihkan dengan kain bersih yang telah dibasahi air bersih hangat. Bila perlu, ekor sapi diikat dan rambut daerah lipatan paha sapi perah digunting untuk menghindari jatuhnya rambut ke dalam susu sehingga menjamin kebersihan susu
  • Susu  yang  baru  diperah  (baru  keluar  dari  ambing)  menunjukkan  suhu sekitar  37 oC.  Susu  yang  berasal  dari  sapi  yang  sehat  secara  praktis bebas  dari  bakteria,  namun  demikian  harus  segera  dihindari  dari kontaminasi  lebih  lanjut.  Pendinginan  susu  dengan  segera  pada  suhu sekitar  4 oC  (chilling)  merupakan  suatu  cara  untuk  menghambat  aktivitas dan  perkembangbiakan  mikroba  yang  terdapat  dalam  susu

Selama pemberian materi oleh tim Abdimas, peserta terlihat antusias dan mendengarkan materi yang diberikan dan peternak mengakui bahwa materi yang diberikan sangat membantu mereka dalam mengatasi masalah dalam penanganan susu segar yang baik, sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan tanpa takut tercemar mikroba yang merugikan bagi tubuh.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x