Mohon tunggu...
usman santosa
usman santosa Mohon Tunggu... Dokter - ...

Pencinta Kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

"Tragedi" Ganjar Pranowo

5 Juli 2022   17:55 Diperbarui: 5 Juli 2022   18:08 536 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Oleh berbagai lembaga survei Ganjar Pranowo selalu masuk peringkat tiga besar calon presiden periode mendatang (2024-2029).

Popularitas Ganjar Pranowo tidak lepas dari keberhasilan tim kreatif Ganjar Pranowo dalam membuat konten konten menarik terkait Ganjar Pranowo di media sosial.

Sehingga julukan Ganjar Pranowo sebagai capres dengan popularitas tinggi dan elektabilitas tinggi versi " medsos" melekat pada diri Ybs.

Dari situ muncul " masalah" , oleh para elite politik di jajaran pengurus PDI-P , Ganjar Pranowo " dinilai " mencuri start tanpa permisi terlebih dahulu dengan jajaran petinggi PDI-P.

Disiki kerso,nggege mongso ( istilah Jawa) kemudian disematkan pada diri Ganjar Pranowo dengan segala macam konsekuensinya.

Konsekuensi yang paling " pahit " adalah keengganan pucuk pimpinan PDI-P untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres periode mendatang.

Disaat yang bersamaan bermunculan deklarasi dukung Ganjar Pranowo dari berbagai elemen masyarakat dan daerah.

Bisa jadi deklarasi dukung Ganjar Pranowo tersebut sebagai bentuk " isyarat" bahwa pendukung Ganjar Pranowo berikut tim suksesnya semakin banyak dan disaat yang bersamaan muncul " desakan" halus agar PDI-P mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai capres periode mendatang.

Lepas dari itu semua, muncul kesadaran kolektif para pemangku kepentingan terkhusus para petinggi partai politik untuk tidak sekedar mencalonkan " sosok" dengan popularitas tinggi dan elektabilitas tinggi.

Bisa jadi para petinggi partai politik yang punya kewenangan untuk mencalonkan seseorang sebagai capres periode mendatang sadar bahwa untuk Indonesia yang lebih baik perlu pemimpin yang ahli dan amanah dalam memimpin Indonesia kedepannya.

Indonesia tidak sekedar butuh calon presiden yang popularitasnya tinggi dan elektabilitas nya juga tinggi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan