Mohon tunggu...
usman santosa
usman santosa Mohon Tunggu... Dokter - ...

Pencinta Kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Politik

Presiden Jokowi Paling Banyak Didemo di RI

3 Desember 2021   07:06 Diperbarui: 3 Desember 2021   07:19 105 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Dalam sejarah NKRI saat ini sejak dari jaman Presiden Soekarno hingga jaman Presiden Jokowi saat ini bisa dikatakan bahwa Presiden Jokowi adalah Presiden yang paling banyak di DEMO.

Sejak awal beliau memimpin Indonesia hingga saat ini hampir tiada hari tanpa DEMO.

Mulai dari DEMO yang kecil kecilan hingga DEMO besar besaran dan hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia dalam waktu yang bersamaan sudah dialami oleh Presiden Jokowi.

Yang luar biasa dari itu semua adalah sebesar apapun Demo yang terjadi disamping tuntutan para pendemo tidak dipenuhi ( paling sekedar ditunda keputusan terkait materi DEMO) Presiden Jokowi tetap kokoh berdiri sebagai presiden RI bisa jadi justru makin" kuat".

Bisa jadi jurus/ rahasia Presiden Jokowi bisa tahan dari gempuran gelombang DEMO yang datang bertubi-tubi bisa melahirkan cabang ilmu" tersendiri" perihal mengatasi DEMO.

Yang terlihat dari luar sih... cuma sekedar tidak menanggapi para pendemo, ditinggal pergi keluar daerah dalam rangka kunjungan kerja dsb dsb.

Tapi apakah terjadi diplomasi tingkat tinggi antara otak pelaku DEMO beserta para sponsornya dengan pihak istana sehingga terjadi" kesepakatan" tertentu atau tidak semuanya sebatas dugaan saja.

Satu hal yang jelas adalah untuk saat ini tidak ada DEMO yang Gratis, semuanya butuh biaya yang besar tergantung dari skala DEMO yang dilakukan.

Para penggagas DEMO tidak mau rugi dengan UANG yang telah dikeluarkan, mereka ingin balik modal plus keuntungan.

Dari logika sederhana itu patut diduga bahwa kehebatan pihak Presiden Jokowi dalam menetralisir aksi DEMO yang datang bertubi-tubi adalah kemampuan dalam melakukan tawar menawar dengan pucuk pimpinan pendemo yang secara resmi sangat misterius keberadaannya tapi nyata adanya dan bisa dihubungi lewat jalur" khusus dan rahasia".

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan