Hijau

Khasiat Tanaman Saliara

4 Desember 2015   13:58 Diperbarui: 4 Desember 2015   13:58 740 0 0

Saliara atau tembelekan tumbuh liar atau ditanam juga sebagai tanaman hias serta tanaman pagar. Tumbuhan yang datang dari Amerika tropis ini dapat di ketahui dari dataran rendah hingga ketinggian 1. 700 m dpl., pada beberapa tempat terbuka yang terserang cahaya matahari atau agak ternaung.

Perdu, tegak atau agak memanjat, tinggi 0, 5 - 4 m, berbau. Batang berkayu, bercabang banyak, ranting bentuk sisi empat, berduri, memiliki rambut. Daun tunggal, bertemu, bundar telur, ujung runcing, pangkal tumpul, pinggir bergerigi, pertulangan menyirip, ke-2 permukaan memiliki rambut, perabaan kasar, panjang 5 - 8 cm, lebar 3, 5 - 5 cm, warnanya hijau tua.

Perbungaan majemuk bentuk bulir, mahkota sisi dalam memiliki rambut, warnanya putih, merah muda, jingga, kuning dsb. Buah buni, tangkai memiliki rambut, masih tetap muda hijau, jika masak hitam mengkilap. Buah masak berwarna ungu, enak serta manis terasa.

Nama daerah

Kembang satek, saliara, saliyere, tahi ayam, tahi kotok (Sunda) kembang telek, obio, puyengan, tembelek, ; tembelekan, teterapan (jawa), kamanco, mainco, ; tamanjho (Madura), Bunga pagar, kayu singapur, lai ayam ; (Sumatera) ; Wu se mei (China).

Karakter serta faedah

Akar berbentuk tawar serta sejuk. Juga bermanfaat sebagai pereda demam (anti piretik), penawar toksin (anti toksik), pembasmi nyeri (analgesik) serta penghenti perdarahan (hemostatis). Daun berbentuk pahit, sejuk, berbau serta sedikit beracun (toksik), yang bermanfaat singkirkan gatal (anti-pruritus), anti-toksik, singkirkan bengkak serta perangsang muntah. Tengah bunga saliara manis terasa serta sejuk, juga bermanfaat sebagai penghenti perdarahan.

Kandungan kimia

Daun memiliki kandungan lantadene A, lantadene B, lantanolic acid, lantic acid, humule (memiliki kandungan minyak asiri), b - caryophyllene, g - terpidene, a -pinene serta r -cymene.

Penyakit yang bisa diobati

Influenza, TBC, reumatik, keputihan, batuk darah, sakit kulit ; bisul, bengkak, gatal-gatal, panas tinggi, asma, serta memar ;

Tanda sinyal

Akar bermanfaat untuk menangani :

Influenza diimbangi demam tinggi,
TBC kelenjar (skrofuloderma),
Rematik, bengkak terbentur (memar),
Keputihan (leukorea),
Kencing nanah (gonore),
Gondongan (parotitis, mumps), dan
Sakit kulit yang berkenaan dengan permasalahan emosi (neuridermatitis).

Bunga bermanfaat menangani :

TB paru dengan batuk berdarah,
Sesak napas (asmatik)

Daun bermanfaat menangani :

Sakit kulit, gatal-gatal, bisul, luka,
Batuk, dan
Rematik, memar, bengkak.

Langkah penggunaan

Akar kering sebagian 30 - 60 g di rebus, lantas diminum. Penggunaan luar dipakai untuk radang kulit, eksim, jamur kulit (tinea), bisul, luka berdarah, tersiram air panas, gigitan serangga, memar serta keputihan. Langkahnya, daun serta ranting fresh digiling halus lantas ditempelkan ke tempat yang sakit atau di rebus serta airnya dipakai untuk bersihkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3