Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Tentang Kompasianer yang Masuk Nominasi Penerima Penghargaan

17 November 2021   19:07 Diperbarui: 17 November 2021   19:39 247 47 24
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Calon Penerima Penghargaan di  Malam Inaugurasi Kompasianival 2021

Pertama tama,tentunya ucapan selamat untuk semua Kompasianers yang namanya masuk dalam nominasi calon Penerima Penghargaan dari Kompasiana pada malam inaugurasi Kompasianival 2021. Tentu tidak perlu wasting time untuk menulis ulang nama nama yang sudah diumumkan oleh Admin Kompasiana. 

Saya memberanikan diri untuk menulis artikel ini,karena saya berhasil meraih Penghargaan Tertinggi yang dapat diraih oleh seorang Kompasianer ,yakni Kompasianer of the Year 2014. Tapi bukan berarti ,begitu nama saya masuk nominasi ,terus terpilih. Karena pada tahun 2013 ,saya sudah harus bersyukur,nama saya berada dalam daftar nominasi Penerima Penghargaan dari Kompasiana.Tapi ternyata pada hari H nya ,nama saya tidak disebut. 

Tapi sebagai orang yang sudah kenyang makan asam garam kehidupan dan minum empedu kehidupan,sehingga sejak awal saya sudah memprediksi,bahwa saya tidak akan langsung terpilih,mengingat baru setahun bergabung di Kompasiana pada waktu itu.  Bahkan pada Kompasianival berikutnya,yakni tahun 2014 ,hingga satu jam jelang acara dimulai,baru saya dapat bocoran,bahwa nama saya ada dalam daftar Penerima Penghargaan. 

Informasi itupun saya terima dengan sikap hati hati dan tidak buru buru berbesar hati. Nama saya sudah berada dalam daftar Nominasi saja,sudah merupakan sebuah apresiasi bagi saya pribadi. Dan saat nama saya dipanggil untuk naik ke atas pentas,saya baru yakin bahwa memang saya terpilih mendapatkan Penghargaan sebagai Kompasianer of the Year 2014

Bagaimana dengan nama nama yang masuk nominasi ,tapi tidak terpilih? Nah,inilah maksud saya menuliskan artikel ini,khususnya bagi yang namanya berada dalam daftar Nominasi,dalam Kategori apapun. Agar jangan terlalu yakin diri,karena akan menyebabkan rasa kekewaaan  semakin dalam.bila kelak dimalam Inaugurasi ,namanya ternyata tidak ikut dipanggil keatas pentas. Yang berakhir dengan terkurasnya semangat untuk tetap menulis di Kompasiana. Akhirnya ,perlahan lahan menghilang dan tidak pernah menulis lagi.

Tidak Terpilih ? Kembalilah Kepada Niat Awal Menulis

Bila ternyata nama sudah masuk dalam daftar nominasi,tapi tidak terpilih ,maka kembalilah kepada niat awal.mengapa menulis di Kompasiana .Pasti bukan karena ingin mendapatkan penghargaan dan juga bukan karena mengharapkan dapat K Reward,melainkan karena kita hobi menulis. Bahkan bukan hanya sekedar hobi,tapi sudah menjadi kebutuhan batin . Nah,bila sikap mental kita sudah siap seperti ini,maka rasa kekecewaan karena nama tidak masuk dalam nominasi atau tidak terpilih sebagai Penerima Penghargaan ,tidak sampai mengradasi semangat menulis kita .

Terpilih Disyukuri,Tidak Terpilih Jangan Berhenti Menulis

Adalah wajar bila ada rasa kecewa,karena merasa yang namanya masuk nominasi,jarang menulis,padahal diri kita yang setiap hari menulis dan sering Headline lagi,tapi kog malah nama orang lain yang masuk? Nah,bila perasaan kecewa ini muncul,kembalilah ingat akan niat awal menulis di Kompasiana

Tulisan ini bukanlah bermaksud menggurui,tapi hanya sekedar menyampaikan pesan,agar jangan lantaran nama tidak ada dalam daftar nominasi atau tidak terpilih untuk menerima Penghargaan di malam inaugurasi Kompasianival.tetaplah menulis. Karena niat awal menulis di Kompasiana bukan untuk meraih Penghargaan dan juga bukan untuk memperebutkan K Reward. Tetaplah menulis 

Tjiptadinata Effendi

Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan