Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Berbohong Hanya Mempersulit Diri

6 November 2021   05:04 Diperbarui: 6 November 2021   09:11 179 25 10
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dokumentasi pribadi 

Satu Kali Berbohong Akan Diikuti Seratus Kali Kebohongan 

Merasa diri dalam kondisi terjepit seringkali orang memilih jalan pintas yakni :"Berbohong " Padahal tanpa sadar, begitu  mulai Berbohong maka dirinya sudah masuk lingkaran Setan

Untuk menutupi Kebohongan pertama ia harus berbohong berkali kali, bahkan boleh jadi lebih dari seratus kali lagi Hidup dalam lingkaran kebohongan sungguh merupakan sebuah siksaan . Setiap kali ada yang bertanya maka harus mempersiapkan sebuah kebohongan lagi.

Berbohong Demi " Menjaga Gengsi "

Ada orang yang berbohong demi menjaga gengsi. Kuatir orang tahu bahwa dirinya berasal dari keluarga miskin. Mengarang cerita bahwa dirinya berasal dari keluarga terpandang . Bahkan tidak jarang bercerita bahwa dirinya tinggal di rumah gedung , padahal sesungguhnya ia tinggal di kost kost an

Lupa bahwa di era digital ini , dunia hanya sebesar  jangkauan jari tangan . Dengan menelusuri jejak seseorang lewat internet, kita bisa tahu siapa diri  sejatinya .

Maaf Pak Tjip Anak Kusir Bendi kan ?

Pernah ada yang japri saya dan bilang : "Maaf pak Tjip sering menulis tentang kesuksesan sebagai Pengusaha  . Seandainya orang tahu bahwa ayah pak Tjip adalah Kusir Bendi , gimana?"

Sebuah pertanyaan yang sesungguhnya sangat sensitif karena mengungkit masa lalu diri saya. Tapi bagi saya tidak ada yang perlu dibohongi. Benar ,saya anak Kusir Bendi. Tapi anak cucu dari Kusir Bendi ini kini tinggal di Australia, Amerika .Canada dan di berbagai negara di Eropa

Saya juga tidak malu menulis bahwa dulu kami 7 tahun hidup melarat dan terkadang untuk sebungkus nasi ramas harus berhutang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan