Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kalau Tampang seperti Ini Masih Berani Copet?

19 Juni 2021   10:16 Diperbarui: 19 Juni 2021   10:20 236 33 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kalau Tampang seperti Ini Masih Berani Copet?
Dokumentasi pribadi

Tampang  Menggoda Tukang Copet

Istilah "Tukang" dapat diartikan sebagai Profesi seseorang .Sebagai contoh : Tuklang Batu adalah orang yang profesinya bekerja sebagai tukang batu . Sedangkan Tukang Cat tentu saja profesinya adalah bekerja mengecat rumah dan seterusnya . Karena itu Tukang Copet adalah orang yang profesinya mencopet Tapi lebih sering disebut sebagai Pencopet . Mengapa Tukang Batu tidak disebut sebagai: Penbatu ?" Tentu harus tanya pada ahlinya.

Kejahatan Terjadi Karena Ada Niat dan Kesempatan

Sudah sering kita dengarkan bahwa ,kejahatan tidak terjadi hanya karena adanya niat dalam hati si Pelaku,tapi juga karena adanya kesempatan. Bagaimana seorang Pencopet tahu bahwa ada kesempatan untuk mencopet atau tidak? Karena memang profesinya sebagai pencopet,maka seorang Pencopet sudah mempelajari ,sosok mana yang bisa dijadikan target.  

Pandangan matanya akan terhipnotis pada orang yang membawa barang berharga ,dengan kondisi membuka peluang bagi orang yang akan mencopet .Kedua sosok orang  yang senyum sana dan sini ,didalam transportasi umum,baik dalam kereta api,maupun dalam bis umum,juga memberikan signal ,bahwa sosok ini adalah juga "makanan empuk" .

Karena secara psichologis ,orang yang asyik dengan penampilan dirinya,tidak lagi waspada atau menjadi lengah .Karena seluruh perhatiannya tertumpu bagaimana menjaga agar kehadirannya tetap merupakan perhatian orang  sekitarnya  ,sehingga merasakan betapa dirinya dikagumi. Entah karena ganteng atau cantik ataupun karena mengenakan pakaian branded.  Sosok orang seperti ini gampang didekati,diajak ngobrol sana sini dan dikagumi,sehingga tidak sadar ,sebagian barang bawaannya ,sudah berpindah kekantong lawan bicaranya

Sedangkan bagi penumpang yang duduk diam,tidak termasuk dalam target dari Pencopet.Pertama tidak mudah diajak ngobrol  dan orang pendiam,secara psikhologis menciptakan rasa segan pada orang disekitarnya.

Pengalaman Ketika Berlibur Seminggu di Yunani

Beberapa tahun lalu,saya dan isteri dapat hadiah dari putera kami,yakni tiket pulang pergi dan menginap selama seminggu di Athena,ibu kota Yunani. Tentu saja kami sangat senang,bukan hanya karena dapat jalan jalan gratis,tapi karena ketiga orang putra dan putri kami seakan berebutan menghadiahkan kami kesempatan untuk travelling .

Seperti biasanya,kalau kami traveling ,selalu memanfaatkan waktu semaksimalnya,tidak dengan tidur tiduran di hotel,melainkan mengambil kesempatan untuk City Tour . Maka begitu check in di hotel dan meletakkan semua barang dalam kamar,kami melangkah keluar. Tapi tetiba dikejar oleh Petugas hotel dan menyarankan ,agar isteri saya jangan bawa tas dan dompet. :"It's too danger for your safety madam " .Terlalu bahaya bagi keselamatan ibu ,katanya kepada isteri saya . Dan sempat menjelaskan bahwa negaranya sedang dilanda resesi ,sehingga banyak tindak kejahatan.Disarankan kami menghindari jalanan sepi dan tempat tempat yang berdesak desakan . Kami berterima kasih ,karena sudah diingatkan.  Sebelum ikut City Tour saya singgah disalah satu toko dan beli kaca mata hitam seharga 5 euro. Langsung saya pakai dan kata isteri saya :"Wuih,koko kayak gangster aja ah " 

Nah,memang penampilan kayak gangster inilah yang saya ingin tampilkan,demi untuk menjadi penangkal Pencopet dan Penjambret. Ternyata benar,begitu naik kereta api,saya melihat banyak mata melirik kearah saya. Dan saat saya balas menatap dibalik kaca mata hitam,yang melihat tadi pura pura batuk dan menunduk. Jangan jangan dikirain saya benar benar gangster .Maka selama seminggu kami mondar mandir naik tram,bis dan kereta api, bila berpapasan,orang akan menghindar dari saya .Terbukti tampang saya memang mirip dengan gangster. Makanya di Pulau Sicilia saya dikira Mafia sehingga dilayani sangat santun saat makan di Cafe.Beruntunglah saya tidak berwajah "baby face" melainkan ":gangster face:"  Yang penting isteri saya sayang sama saya

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x