Mohon tunggu...
TITANIA ADITHA
TITANIA ADITHA Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendiidkan Guru Sekolah Dasar Universits Pendidikan Indonesia

....

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Sehat

KKNT Mahasiswa UPI di Kelurahan Cilincing Program Edukasi dan Sosialisasi Penanggulangan dan Pencegahan Kemiskinan di Perkotaan oleh Titania Aditha

1 Agustus 2022   08:31 Diperbarui: 9 Agustus 2022   07:54 95 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Indonesia Sehat. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Kemiskinan adalah keadaan saat ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. 

Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dan lain-lain.

 Menurut Badan Pusat Statistik Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Konsep ini mengacu pada Handbook on Poverty and Inequality yang diterbitkan oleh Worldbank. 

Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Penduduk dikategorikan sebagai penduduk miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Untuk mengurangi penularan Covid-19, Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan KKNT (Kuliah Kerja Nyata Tematik) secara daring (online) yang dilakukan di sekitar rumah masing-masing mahasiswa. 

Dalam KKN ini terdapat beberapa program yang sudah saya buat yang di dalamnya merupakan program Edukasi dan Sosialisasi Penanggulangan dan Pencegahan Kemiskinan di Daerah Perkotaan yang dilaksanakan di RT.003/ Rw.06 kelurahan Ci;incing, oleh Titania Aditha, salah satu mahasiswa UPI yang berasal dari Cilincing, Jakarta Utara, Senin (11/7/2022)

 Untuk programnya antara lain:

  • Edukasi dan sosialisasi pemberantasan kemiskinan bersama anggota PKH.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan infografis "program keluarga harapan" kepada masyarakat dan anggota PKH.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan video "program penanggulangan kemiskinan di Indonesia" kepada masyarakat dan anggota PKH.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan slide "cara mencegah keluarga dari kemiskinan" kepada masyarakat dan anggota PKH.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan poster " Dampak Kemiskinan" kepada masyarakat dan anggota PKH .
  • Membantu pihak Ketua RT dan pihak kelurahan dalam gerakan Vaksin Booster di lingkungan RT.003 .
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan video "Program Balai Latihan Kerja" kepada masyarakat.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan infografis "cara mengganti kartu jamkesmas/ jamkesda menjadi kis atau bpjs" kepada masyarakat dan anggota PKH.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan slide "Dampak Covid Terhadap Kemiskinan dan Mobilitas Anak di Indonesia" kepada masyarakat.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan video "Kenapa Sangat Sulit Memberantas Kemiskinan?" kepada masyarakat.
  • Edukasi dan sosialisasi melalui pembuatan video "Menabung yuk" kepada anak-anak warga rt 003.
  • Bimbingan Belajar kepada anak-anak di rt.003

Selanjutnya untuk penyampaian ke masyarakat, Saya memberikan edukasi dengan kaitannya dengan program di atas secara langsung dan melalui whatsapp grup, Dengan adanya program-program yang saya buat dan jalankan saaat KKNT ini ternyta banyak sekali respon baik dari masyarakat tersebut karena dapat menambah wawasan dan informasi lainnya.

" Saat saya mengadakan wawancara kepada ketua PKH yaitu Ibu Nung Mulyati dan anggota pkh lainnya berkata program keluarga harapan ini sangat terbantu sekali untuk keluarga yang kurang mampu, Namun beberapa anggota mengeluhkan bahwa dana pkh turunnya tidak sesuai tanggal dan kadang suka telat. Lalu beberapa warga juga berpendapat bahwa bantuan sosial yang di berikan oleh pemerintah belum merata karena masih banyak keluarga miskin atau kurang mampu belum mendapatkan bantuan tersebut" jelasnya

" saat saya membantu ketua RT serta Pihak Kelurahan Untuk Door To Door Vaksin Booster karena wilayah kita termasuk zona merah dan ternyata banyak sekali warga yang belum vaksin ketiga , bahkan ada yang baru vaksin ke-1 dan harus mengulang kembali dikarenakan sudah melewati 6 bulan. 

Semua warga di himbau untuk vaksin ke-3 di tempat yang sudah di sediakan karena saat tidak memenuhi vaksin untuk mengurus ke kelurahan atau apapun itu sangat sulit dan sangat di anjurkan untuk vaksin dan ternyata data di kelurahan masih belum update masih ada beberapa orang yang sudah vaksin ke-3 tapi di datamasih vaksin ke-2" ujarnya

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Sehat Selengkapnya
Lihat Indonesia Sehat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan