Mohon tunggu...
Tiara cintaahadika
Tiara cintaahadika Mohon Tunggu... Atlet

Semangatt

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis

Hanya Karena Brand, Prestasi Bangsa Dihentikan

2 Desember 2019   21:17 Diperbarui: 2 Desember 2019   21:19 0 0 0 Mohon Tunggu...

Persatuan bulu tangkis Djarum secara resmi diberhentikan dalam pencarian bakat atlet baru mulai tahun 2020. Keputusan itu resmi diputuskan setelah KPAI menilai ajang itu untuk memanfaatkan anak anak mempromosikan merek Djarum yang merupakan merek rokok. Direktur program bakti olahraga Djarum foundation , Yoppy Rosimin menegaskan pihaknya enggan melanggar undang undang yang berlaku. Hal itu yang melatarbelakangi Djarum foundation menghentikan kegiatan audisi pencarian atlet baru untuk taun depan. Yang diumumkan dipurwokerto , Jawa tengah , Minggu ( 8/9/2019) " tahun ini merupakan tahun perpisahan dari kami . Tahun depan event audisi ditiadakan " ujar Yoppy.( Dikutip dari kompas.com)

Alasan penghentian pb Djarum menghentikan audisi bulu tangkis karena dianggap mengeksploitasi anak . KPAI menganggap bahwa PB Djarum foundation menggunakan anak sebagai media promosi serta merek dagang rokok Djarum melalui audisi bulu tangkis . " Keputusan untuk menghentikan audisi baru kita putuskan sejak rapat hari Minggu 8/9/2019 lalu , tapi ini bukan keputusan emosional , ini sangat rasional " kata yoppy . Alasan selanjutnya juga pb Djarum foundation dianggap mengeksploitasi anak . PB Djarum sangat menyayangkan jika program audisi umum dianggap mengeksploitasi anak padahal PB Djarum bertujuan untuk menjaring calon bintang bulu tangkis masa depan lewat audisi umum dengan semangat Yang ada adalah sportifitas .

Kendali mengakhiri audisi bulu tangkis , Yoppy menegaskan PB Djarum foundation bukanlah produk rokok ia menolak penilain KPAI yang selama ini sering mengasosiasikan Djarum foundation dengan brand rokok Djarum . Selain itu dia juga mengemukakan bahwa tidak ekploitasi anak karena tidak ada unsur pemaksaan dan Yoppy juga menekankan bahwa Djarum foundation selalu mematuhi hukum yang berlaku. Imam Nahrawi pun mengatakan dunia olahraga membutuhkan sponsor dari pihak swasta . Bahkan PB Djarum sudah melahirkan juara juara dunia . Olahraga juga butuh sponsor " menghentikan beasiswa PB Djarum bukan berarti memberantas perokok sayangnya wewenang yang seharusnya kaitan bisa memanfaatkan lebih baik malah menghentikan masa depan prestasi bangsa " tulis akun @aditiamazni.

VIDEO PILIHAN