Thomas Enggar
Thomas Enggar Guru

Seseorang yang sedang belajar bagaimana mendidik bkn hanya mengajar, & sedang bljr menulis sesuatu. Kunjungi dan mampirlah di ... http://thomasenggar.blogspot.co.id/

Selanjutnya

Tutup

Muda

Belum Punya Pasangan Saat Usia Matang Itu Sesuatu Banget!

23 Desember 2016   23:46 Diperbarui: 24 Desember 2016   00:06 66 1 0
Belum Punya Pasangan Saat Usia Matang Itu Sesuatu Banget!
Sumber: catatanngocol.blogspot.co.id

Di usia 20'an hampir mendekati 30'an - Memang masih beberapa tahun sih untuk mencapai 30 tahun (hehe sedikit memudakan diri, supaya tidak terlalu terlihat tua) - tetapi belum punya pacar, apalagi pendamping itu rasanya sesuatu banget. Huh... perasaan dan kondisi yang dulu sempat saya khawatirkan menjelang akhir kuliah. Dulu sempat berpikir jika sudah kerja nanti pasti bakalan sulit (baca: lebih sulit untuk mencari pasangan hidup) karena, saat bekerja kita akan berada dilingkungan yang lebih beragam. Maksudnya beragam dari kaca mata saya di sini adalah mungkin kita akan bekerja dilingkungan yang usia teman-teman kerja kita jauh dari usia kita dan lebih parahnya lagi yang usia terbatas itu juga sudah punya pasangan, hahaha. Itulah salah satu kesulitan yang dulu sempat akan saya khawatirkan dan sekarang benar kualami. Berbeda dengan saat kita masih berada dibangku sekolah ataupun kampus. Karena, usia kita dengan teman-teman tidak jauh beda bahkan banyak yang sama. Jadi, menemukan pasangan saat masih sekolah itu lebih mudah. Heh... karena, sedikit kekhawatiran itulah dulu menjelang akhir kuliah sebenarnya sempat melancarkan tembakan-tembakan ke seseorang tapi apesnya, saya salah melancarkan tembakan karena, peluru saya nyasar ke seseorang yang sudah punya pacar, yah... mundur deh.. hehehe.

Baru diusia ini pun saya mulai melihat ke belakang dan merasa menyesal. Kenapa dulu tidak begini, tidak begitu!, Kenapa dulu melewatkan si A, si B, atau si C (kalau ada)!, Kenapa dulu jaim banget!, Kenapa dulu harus merasa- saya belum siap untuk pacaran! atau saya mau fokus dulu untuk belajar!, Kenapa saya dulu minder banget! Ya... ya... ya... itu dulu. Lagi... lagi itu dulu, hei sadar bro! Sekarang kamu berada dimasa sekarang, yang tentu saja berbeda dengan masa lampaumu ataupun berbeda tentunya dengan masa depanmu. Sadar bro! Hah, memang benar itu dulu dan kini saya berada dimasa kini. Saya harus sadar! hehe. 

Buat yang masih muda dan masih sekolah ayo belajarlah! Belajarlah untuk memulai dan membangun sebuah hubungan (baca: pacaran) selagi diberi kesempatan jangan disia-siakan. Jangan berpikir untuk memiki selamanya selama pacaran atau saat mau nembak seseorang karena, itu hanya akan menjadi batu ganjalan. Seperti saya dulu... haha. Gara-gara nek gak sama dia gak mau pokoknya cinta mati! Wah... ini apaan ya? hehe. Ternyata baru saya sadari sekarang (wis jan gebangeten tenan), selama pacaran tidak berarti harus berakhir dipelaminan. Tidak harus! Jika memang berakhir dipelaminan itu ya bagus, jika tidak ya uwis (baca: ya sudah) tidak masalah, bisa cari lagi. Yang paling penting adalah proses belajar membangun hubungan itu sendiri. Heh... kenapa ya baru sadar sekarang. Yah, usia sudah mulai mepet nih...haha.

Tapi tidak segalau itu sebenarnya saya ini. Itu hanya sisi lain dari diri saya yang galau. Sisi satunya tetap optimis lho. Saya merasa galau seolah-olah hanya diri saya saja yang mengalami hal ini. Padahal teman-teman saya masih ada juga yang belum punya pasangan. Yang usia di atas saya juga ada yang belum punya pasangan. Jadi, saya tidak sendiri. Itu pedoman saya. Berarti masih ada harapan. hehe. Hanya sekarang ini memang mencarinya lebih rumit daripada dulu dan belum dipertemukan saja. Sembari belum ditemukan berarti harus mempersiapkan diri supaya nanti lebih siap. Ada juga suatu ungkapan, "orang yang belum pacaran itu nanti sekalinya - dapat - pasti akan dijaga dengan baik-baik." Ungkapan yang menguatkan bagi para jomblowers seperti saya. Tetapi saya setuju.! Tidak masalah belum punya pacar diusia matang ini, karena itu berarti Tuhan sedang mengingatkan saya untuk lebih mempersiapkan diri dulu supaya nanti lebih siap. Atau barangkali Tuhan punya pandangannya sendiri bahwa sekarang ini saya belum siap untuk mendapatkan pendamping. Lihat ada yang cepat-cepat menikah tapi belum usia tua sudah cerailah, broken homelah, dsb. Jadi, nikmati masa lajang ini dengan senyuman dan bahagia. Nikmati masa bebasmu ini untuk hal-hal yang positif. Tentunya supaya nanti lebih siap. Ok, terakhir, yang juga mengalami nasib yang sama diusia matang belum punya pasangan, meski rasanya sesuatu banget! Tapi ambil positifnya saya, tetap berpikir positif seperti yang saya jelaskan tadi hehe...(bukan sok-sokan menggurui- lha saya juga belajar mencari pasangan) "Mungkin sekarang ini saya belum siap dimata Tuhan!". Tetapi jangan menunggu saja, tetap mencari... hehe. Jadi, tetap jangan lupa mencari. Mari sama-sama mencari wkkwkk...

Salam.