Mohon tunggu...
Thiyo Fanny Ananda
Thiyo Fanny Ananda Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas komputer indonesia

Penulisan kreatif

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Waspada Bahaya Keripik Pisang Narkoba

3 November 2023   23:24 Diperbarui: 3 November 2023   23:49 203
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foodie. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Keripik pisang, camilan yang populer dan disukai oleh banyak orang, baru-baru ini menjadi sorotan berita setelah kejadian yang sangat merisaukan. Penemuan keripik pisang yang mengandung narkoba telah mengguncang masyarakat dan industri makanan ringan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dengan produk makanan yang kita konsumsi.

Kejadian ini terjadi ketika seorang konsumen yang tidak dikenal membeli keripik pisang dari sebuah toko kelontong lokal. Setelah mengonsumsi beberapa potong, konsumen tersebut mulai merasakan efek yang tidak biasa. Dia segera mencari pertolongan medis dan ditemukan bahwa keripik pisang yang dia makan mengandung zat narkotika. Ini adalah pengungkapan yang sangat mengkhawatirkan dan menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan makanan yang kita beli.

Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan asal-usul keripik pisang yang terkontaminasi tersebut dan bagaimana hal ini bisa terjadi. Saat ini, belum ada informasi resmi tentang siapa yang bertanggung jawab atas penjualan produk yang mengandung narkotika ini.

Industri makanan ringan harus menjaga kualitas dan keamanan produk mereka dengan sangat ketat. Pengawasan yang lebih ketat dan pengujian lebih menyeluruh harus menjadi prioritas bagi produsen makanan. Konsumen juga harus lebih berhati-hati saat membeli makanan kemasan dan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa serta sumbernya.

Kejadian ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya keamanan makanan dan bagaimana kita semua harus waspada terhadap produk makanan yang kita beli. Semua pihak, mulai dari produsen hingga konsumen, harus bekerja sama untuk memastikan bahwa kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun