Tekno

Big Data dan UKM

15 Januari 2018   12:04 Diperbarui: 15 Januari 2018   12:53 1296 0 0
Big Data dan UKM
Sumber: Yourstory

Big Data dapat menawarkan usaha kecil dan menengah kesempatan untuk mengumpulkan semua data tentang bisnis-bisnis mereka, supplier, partner, dan juga pelanggan mereka, hasil dari data-data ini dapat menghasilkan insight yang membuat perusahaan-perusahaan ini bersaing dengan perusahaan besar.

Big Data adalah bentuk data terstruktur maupun tidak terstruktur dalam ukuran besar dan kompleks yang diciptakan dari berbagai sumber. Pengaruh Big Data terdapat tidak hanya pada jumlah data yang dihasilkan namun juga dalam bagaimana data dapat diubah menjadi insight untuk bisnis. big Data telah 'mengganggu' berbagai industri sejak penemuannya. Termasuk bisnis kecil dan menengah.

Potensi Big Data untuk bisnis kecil dan menengah (UKM) cukup besar. Big Data menciptakan solusi real-time untuk tantangan utama di setiap sektor yang dapat dicapai dengan memanfaatkan keterbukaan pengambilan keputusan.

Sejumlah besar data dihasilkan setiap hari oleh berbagai bisnis karena mereka menerima berbagai informasi mengenai penjualan harian, media sosial, dan beberapa aplikasi yang ada. Walaupun konsep ini telah ada selama bertahun-tahun, hanya dalam beberapa tahun terakhir, banyak organisasi yang mengakui nilai serta kegunaan dari Big Data dan analitiknya. Akibatnya, ada semakin banyak pemimpin industri yang mengidentifikasi fakta bahwa data dapat melakukan keajaiban dalam mengubah bisnis dan meningkatkan performanya secara pesat. Manfaat-manfaatnya telah membuktikan bahwa Big Data akan menjadi mitra yang tepat untuk bisnis yang memiliki kemampuan untuk memastikan pertumbuhan dan penggunaan yang kuat di sektor ini.  

Selain meningkatnya kesadaran tentang Big Data, banyak yang belum menyadari pentingnya Big Data dan memahami fakta bahwa hal itu dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara jika digunakan dengan benar. Survey telah membuktikan bahwa potensi Big Data belum dipahami dan digunakan secara maksimal untuk membantu pelaku bisnis membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas dan mendorong operasi bisnis yang efisien. Seiring peran data yang berkembang, semakin banyak bisnis yang mulai mengadopsi teknologi transformative untuk mengatur dan menganalisa data berharga mereka.

Ketika menyangkut UKM, Big Data memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi hal-hal baru mengenai sistem mereka dengan menguji data dan menemukan resiko saat ini dan masa depan, korelasi, kesempatan yang ada, serta informasi lainnya yang tidak disadari mereka sebelumnya. Karena potensinya untuk meningkatkan proses pengambilan keputusan, Big Data dapat mendukung UKM agar tetap stabil meski ekonomi sangat kompetitif. Big Data juga dapat membantu mereka mensimulasikan berbagai situasi untuk memperbaiki produk/layanan yang telah ada atau mengembangkan produk baru yang telah ditingkatkan.

Sementara itu, pembuat keputusan harus menentukan sedari awal data mana atau berapa banyak data yang mereka harus gunakan untuk meningkatkan efisiensi bisnis mereka, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat. Analisis ini hanya mungkin bila perusahaan memiliki visi yang jelas mengenai kebutuhan, target, dan hasil yang diinginkan.

Setiap sektor memiliki lingkungan yang kompetitif di mana UKM harus berjuang keras untuk bertahan. Big Data dapat menawarkan kesempatan kepada UKM ini untuk mengumpulkan semua data tentang bisnis mereka, supplier, partner, dan bahkan pelanggan mereka sendiri yang dengannya mereka dapat melakukan analisis mendalam untuk menemukan peluang yang ada di setiap sektor, sehingga menghasilkan insight untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar.

Hambatan terbesar UKM dalam menggunakan Big Data mungkin adalah biaya, namun saat ini sudah banyak Big Data analitik terjangkau. Salah satunya adalah Paques, Big Data analitik hasil kreasi Indonesia ini sangat tepat bagi UKM yang berniat mengadopsi teknologi Big Data. Dengan teknologi yang tidak kalah dengan analitik dari perusahaan asing dan didukung fitur self-service analytic, Paques membuktikan Big Data tidak memerlukan biaya yang besar untuk menjadi kompetitif. Pada akhirnya, UKM harus menyadari bahwa Big Data telah dianggap sebagai konsep penting untuk mendapat keunggulan kompetitif dalam bisnis.