Mohon tunggu...
Teguh Agus Wahyudi
Teguh Agus Wahyudi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Santuy bisa merubah hidupmu

Just Do it and Keep Istiqomah

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Pengaruh Ideologi Pancasila terhadap Sikap Moral Pelajar

29 Oktober 2021   01:37 Diperbarui: 29 Oktober 2021   01:37 93 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Banyaknya permasalahan yang terjadi di negara tercinta kita saat ini sangat kompleks, salah satunya ialah karena lemahnya pemahaman generasi muda atau generasi penerus bangsa terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan maraknya permasalahan yang banyak timbul dari kalangan remaja yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Karena hal itu dikhawatirkan bahwa moral di Indonesia akan menurun dari generasi ke generasi.

Pancasila merupakan asas yang menjadi dasar landasan bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang adil dan makmur. Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa agar cita-cita dari negara Indonesia sendiri bisa tercapai yaitu bangsa yang adil dan makmur. Nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan. Nilai ini merupakan dasar-dasar dari kehidupan masyarakat Indonesia dalam berkehidupan berbangsa yang harmonis, baik dari nilai material, kebenaran dari kenyataan, nilai etis maupun religius.

Selain menjadi dasar landasan bangsa Indonesia, pancasila mempunyai fungsi sebagai acuan bersama dalam memecahkan perbedaan dan pertentangan antara golongan politik yang ada. Hal ini berarti bahwa setiap golongan dan kekuatan yang ada di Indonesia harus memakai Pancasila untuk menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tentu semua gagasan yang timbul akan ditata secara sistematis menjadi kesatuan yang utuh dan teratur.

Akar permasalahan yang sering terjadi dikalangan pelajar yaitu mulai dari penurunan nilai moralitas yang semakin hari semakin buruk membuat kalangan pelajar semakin mengindahkan nilai-nilai moral yang tercantum dalam pancasila di Indonesia. Kemerosotan moral timbul karena kurangnya pemahaman kalangan pelajar akan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan timbulnya pernyimpangan dan langgaran yang dilakukan oleh pelajar sebagai berikut: tawuran, pelecehan seksual, membawa HP yang berisi video porno, dan lainnya.

Penyimpangan tersebut tidak akan terjadi jika pemahaman pelajar benar-benar memahami akan makna ideologi Pancasila yang sebenarnya. Melalui pendidikan formal dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu akan memperbaiki kemerosotan nilai moral anak sejak usia dini. Pendidikan ini dimaksudkan agar siswa dapat mengatasi permasalahan yang dihadapinya, dan dapat mengambil keputusan yang benar dalam keadaan apapun. Pendidikan ideologi Pancasila ini harus diterapkan pada anak sejak dini, karena dengan menaruh nilai moral pada masa kecil akan membuat kebiasaan dan pola pikir yang bagus hingga ia besar nanti.

Proses Pendidikan memiliki tanggung jawab dan peranan yang sangat penting dalam membentuk dan meningkatkan pola pikir pelajar dalam memahami makna ideologi Pancasila. Serta tingkah laku pelajar juga harus memacu terhadap nilai-nilai Pancasila, dengan begitu pelajar diharapkan dapat mencintai tanah air ini dan memiliki rasa kebangsaan sejak dini. Sekolah merupakan tempat bagi siswa untuk belajar akan memahami beragam karakteristik individu yang ada disekolah.

Pendidikan pancasila diberikan sejak TK dengan pengenalan terhadap sila pertama yaitu tentang ketuhanan, ditujukan agar pemahaman akan makhluk yang hidup merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Sila kedua tentang kemanusiaan, ditujukan agar anak dapat bersikap sopan santun dimanapun ia berada. Sila ketiga tentang persatuan antar sesama, ditujukan agar tidak membeda-bedakan sesama dan mengajarkan bagaimana menciptakan suasana yang damai dan harmonis. Sila keempat tentang demokrasi, ditujukan untuk pendidikan SMP/SMA agar siswa dapat memiliki jiwa demokratis dalam hidupnya. Terakhir sila kelima tentang keadilan dan kemakmuran bangsa, bertujuan agar para siswa mengerti akan keadilan yang sesungguhnya serta mengerti akan tujuan hidup Republik Indonesia ini.

Selain pendidikan di sekolah, orang tua juga berperan untuk membentuk moral anak yang sesuai dengan nilai pancasila. Pelajaran orang tua memiliki pengaruh penting terhadap perubahan dan perkembangan moralitas anak, dengan mengajarkan cara bertingkah laku, bertutur kata maupun sikap yang baik menurut nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Selain peran orang tua lingkungan juga memiliki peran yang tidak kalah penting, dengan lingkungannya anak bisa mempelajari dan meniru orang disekitarnya. Seorang anak akan menyimpang terhadap nilai pancasila jika ia memilih jalan yang salah terhadap pergaulan disekitarnya, karena itu peran orang tua dibutuhkan dalam mengawasi anak dalam kehidupan sehari-harinya.

Pelajar diharapkan mampu dalam menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan begitu pelajar akan memiliki moral tinggi dalam kehidupan berbangsa. Selain mengurangi dampak akan penurunan kualitas moral pelajar, pendidikan dalam penerapan ideologi Pancasila juga mengurangi dampak akan taruwan dan aksi anarkis yang sering terjadi antar pelajar sekolah. Masih banyak pelajar yang berfikir bahwa tawuran merupakan hal keren dan macho, kesalahan tersebut diakibatkan karena kurangnya pemahaman akan nilai-nilai Pancasila.

Sangat disayangkan pada tahun 2019 menurut penelitian Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM mengatakan bahwa tingkat kenakalan remaja yang hamil dan melakukan aborsi sudah mencapai 58 persen. Selain itu, penyimpangan remaja seperti miras, narkoba, tawuran dan lainnya akan memperburuk moral generasi muda di Indonesia. Pertanyaannya, "Siapa yang harus bertanggung jawab?" tentu saja semua pihak, mulai dari pihak guru, orang tua maupun negara. Hal tersebut bisa dikurangi dengan menerapkan ajaran ideologi Pancasila sejak dini, dengan begitu mereka akan paham akan tindakan yang dilakukan dan apa konsekuensinya.

Dengan artikel ini saya buat untuk mengharapkan sangat kepada pihak manapun agar memperhatikan moral anak terhadap kehidupan sehari-harinya agar sesuai dengan kaidah Pancasila. Dengan penerapan ideologi Pancasila tersebut diharapkan para pelajar sadar akan pentingnya nilai-nilai dari Pancasila dan menjadi falsafah atau pandangan hidup untuk menentukan tujuan hidup bangsa Indonesia.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan