Mohon tunggu...
Teguh Ari Prianto
Teguh Ari Prianto Mohon Tunggu... Penulis - Tutor

Tutor PKBM Sukamulya. Alumni FISIP HI Universitas Al-Ghifari. Tinggal di Bandung. Menyukai bidang sosial budaya dan literasi masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Utak-atik Biaya Pemakaian Kompor Listrik

21 September 2022   18:47 Diperbarui: 21 September 2022   18:56 425 11 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kompor listrik semakin praktis dalam penggunaannya. Photo: liputan6.com 

Saat bahan bakar gas akan langka menyusul harganya yang semakin naik, jangan panik, ada baiknya kita beralih kepada kompor listrik sebagai perangkat rumah tangga.

Kompor listrik bisa memberi manfaat banyak jika saja kita bisa cermat menghitung berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan dalam setiap harinya, terutama jika penggunaan listriknya berasalal dari sumber listrik yang dialirkan oleh PT. PLN.

Berikut ini adalah bagaimana kita menghitung beban listrik dari setiap penggunaan kompor listrik 1000 Watt dalam rangka menyongsong program kompor listrik.

Penghitungan tersebut kita simulasikan penggunaan listrik  prabayar yang dibeli dengan token senilai Rp. 200.000.

O, iya, sebelum lebih jauh menghitung, kita kenali dulu golongan pengguna listrik dan  peruntukannya seperti tersebut di bawah ini.

Pertama, golongan subsidi 450 VA dikenakan biaya Rp415/kWh. Lalu golongan subsidi 900 VA dikenakan biaya Rp605/kWh.

Golongan berikutnya yaitu golongan mampu 900 VA dikenakan biaya Rp1.352/kWh dan yang terakhir yaitu golongan mampu 1300 VA dikenakan biaya Rp1.467/kWh.

Saat akan mulai menghitung, sekarang kita sudah mengetahui kita itu ada di golongan pengguna listrik yang mana. Golongan-golongan pengguna listrik tersebut telah ditetapkan PLN sejak tahun 2020 lalu.

Kembali kepada simulasi penghitungan beban biaya listrik dengan jenis kompor listrik 1000 watt dan listrik prabayar seharga Rp. 200.000. O, ya, kita umpamakan kita ada dalam golongan pengguna listrik 1300 VA dan berdomisili umpamanya di Bandung.

Rumus awal menghitung beban penggunaan listrik bisa secara manual dengan urutannya seperti dibawah ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan