Mohon tunggu...
Teguh Ari Prianto
Teguh Ari Prianto Mohon Tunggu... Penulis - Tutor

Tutor PKBM Sukamulya. Alumni FISIP HI Universitas Al-Ghifari. Tinggal di Bandung. Menyukai bidang sosial budaya dan literasi masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Bandung Guyub Sambut Ulang Tahun

14 September 2022   09:56 Diperbarui: 14 September 2022   10:25 179 4 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Partisipasi aparat keamanan sambut Bandung Berulang Tahun. Photo: https://mediapolri.id/menyambut-hut-ke-212-dandim-061-kota-bandung-lakukan-bersih-bersih-di-fasilitas-umum/

Deretan ornamen hiasan kota bertema angka 212 mulai menghiasi sudut-sudut kota pada kurun waktu terakhir ini.

Angka resmi itu dikeluarkan pemerintah setempat merujuk kepada catatan sejarah berdirinya sebuah kota.

Dalam situs bandung.go.id/ bahwa, angka sakral 212 itu mengurut ke belakang kepada bilangan tahun 1810 sebagai tahun yang menunjuk berdirinya Kota Bandung.

Tepatnya, 25 September 1810, berdasarkan Besluit (surat kelulusan) Bupati R.A. Wiranatakusumah II.  Pada penanggalan itu, Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung sekaligus menetapkan Bupati R.A. Wiranatakusumah II sebagai pendiri (The Founding Father) Kota Bandung.

"Hal ini berarti, selama belum ditemukan sumber lain yang menunjukan fakta lebih akurat mengenai berdirinya Kota Bandung, maka tanggal 25 September 1810 dapat dipertanggungjawakan validitasnya sebagai Hari Jadi Kota Bandung", tulis https://www.bandung.go.id dalam sebuah artikelnya.

Launching Logo HUT Kota Bandung ke-212. Photo: https://buseronlinenews.com/2022/07/29/danlanal-bandung-hadiri-launching-logo-hari-jadi-kota-bandung-ke-212/
Launching Logo HUT Kota Bandung ke-212. Photo: https://buseronlinenews.com/2022/07/29/danlanal-bandung-hadiri-launching-logo-hari-jadi-kota-bandung-ke-212/

Usia panjang yang dilalui kota berjuluk Kota Parahyangan menunjukan bagaimana keseriusan berbagai pihak dalam membangun serta  menjaga eksistensi sebagai kota penting dan sah di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berdirinya sebuah kota, hingga bisa bertahan selama rstusan tahun lamanya ini,  meniscayakan hadirnya peran serta warga yang padu setiap waktu.

Kota besar semacan Kota "Kembang", sarat akan tantangan persoalan sosial. Dibalik ke-"getiran"-an yang dapat dirasakan, ternyata kerja keras dan dukungan masyarakat mampu memandu kota ini keluar dari berbagai problema, romantika hingga sisi tragisnya.

Bayangkang saja, kota dengan jumlah penduduknya diatas dua setengah juta jiwa, pernah menjadi tempat penting peristiwa-peristiwa  sejarah bangsa, lokasi dibesarkannya tokoh-tokoh perjuangan dan sebagai titik penting laju perubahan dunia, menambah deretan catatan mengesankan bagi anak cucu pendahulu kota bahkan siapa saja yang memiliki perhatian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan