Mohon tunggu...
TAUFIK HIDAYAT
TAUFIK HIDAYAT Mohon Tunggu... Guru - Love, Bless and Dreams Comes True ❣️

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Penerbangan Angkasa Nasional (SPAN) Medan sejak Senin, 18 Maret 2024. Pendaftaran atau hal lain hubungi WA: 0895402152102. 💫⭐✈️🛫🗺🥇 . Menyukai dunia bulutangkis dan suka menulis. I hope i will find new things here. Terima kasih yang sudah vote dan kasih komentar. Salam Kompasiana.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Usz. H. Hasbi Mawardi Lubis, MA: Kasihilah Orangtua, Doanya Makbul, Kutuknya Manjur

10 April 2024   09:19 Diperbarui: 10 April 2024   10:08 195
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ust. H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A, bersama penulis seusai pelaksanaan salat Ied di Masjid Muslimin, Medan Kota (Foto Dokpri) 

Seusai salat Ied, khatib yang bertindak ialah Ustadz kondang kota Medan, H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A Dengan suara tegas namun syahdu, beliau menyampaikan khutbah Idul Fitri 1445 H, Rabu, 10 April 2024.

Ia menyampaikan betapa rugi bila manusia melewati Ramadan tanpa ada perubahan. Orang yang beriman akan merasa rugi dan sedih hati bila Ramadan pergi.


"Momen Ramadan adalah momen yang dinantikan orang beriman. Ramadan membakar dosa dosa pelakunya di masa lalu," ujar Ustadz yang beralamat di Jl. M. Nawi Harahap Gg. Ketua No.11, Binjai, Kec. Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara itu.

Ust. H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A, bersama penulis seusai pelaksanaan salat Ied di Masjid Muslimin, Medan Kota (Foto Dokpri) 
Ust. H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A, bersama penulis seusai pelaksanaan salat Ied di Masjid Muslimin, Medan Kota (Foto Dokpri) 


"Ramadan berkaitan dengan dosa. Dosa membuat hati dan dadamu tidak tenang dan tidak ingin diketahui orang lain. Dosa dapat mematikan hati dan Ramadan adalah bulan tempat membakar dan mengikis semua dosa itu."

"Murid Imam Ghazali pernah bertanya, 'Apakah yang paling jauh itu?' Jawabannya adalah waktu. Yang paling jauh dari kita adalah waktu karena ia tidak akan pernah kembali bukan bulan, matahari ataupun bintang."

Ust. H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A dan BKM Muslimin Medan Kota (Foto Dokpri) 
Ust. H Hasbi Al Mawardi Lubis, M.A dan BKM Muslimin Medan Kota (Foto Dokpri) 

Masjid Muslimin, Teladan Barat, Medan Kota (Foto Dokpri) 
Masjid Muslimin, Teladan Barat, Medan Kota (Foto Dokpri) 


Masjid Muslimin, Teladan Barat, Medan Kota (Foto Dokpri) 
Masjid Muslimin, Teladan Barat, Medan Kota (Foto Dokpri) 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun