Tareq Albana
Tareq Albana Mahasiswa

Pejuang Literasi || Mahasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir. Jurusan Islamic Theology || Bekerja sebagai Reporter dan Penyiar Radio PPI Dunia.

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Artikel Utama

Arti Kata "Jumat" dan Sejarah Penamaannya yang Harus Diketahui

7 Desember 2018   02:21 Diperbarui: 7 Desember 2018   11:13 994 8 3
Arti Kata "Jumat" dan Sejarah Penamaannya yang Harus Diketahui
Sebab dan Arti dari Penamaan Hari Jumat (Dokumentasi: Youtube/comma advertising)

"Jon, jumatan yuk biar tambah ganteng!" ujar Budi

"Becanda aja lo, Ayok bud, ntar keburu azan nih" sahut Jono

Saya yakin seratus persen bahwa semua orang Indonesia pasti mengenal dengan apa yang dinamakan dengan "Hari Jumat". Bagaimana tidak, Jumat merupakan nama hari yang sudah digunakan oleh Orang Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu hingga sekarang, bahkan saat negara ini dijajah oleh Belanda sekalipun, nama hari ini tetap digunakan oleh rakyat Indonesia.

Nama "Jumat" memang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan rakyat Indonesia. Jika ditilik lebih dalam, maka kita akan mengetahui bahwa nama hari ini berasal dari bahasa Arab (Jumu'ah). 

Dalam Ajaran Islam ada sebuah ibadah wajib yang dilakukan oleh umat islam, yaitu Sholat dan Khutbah Jumat. Maka wajar saja jika nama Jumat sangat akrab dengan kehidupan bermasyarakat kita sejak dahulu, apalagi negara kita dikenal dengan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.

Bukti sudah mendarah dagingnya nama Jumat ini di dalam diri orang Indonesia, kata Jumat  juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti nama pasar (Pasar Jumat yang ada di Lebak Bulus), Atau seperti Pakan Jumaik (Pasar Jum'at) yang ada di kampung saya, Sumatra Barat. Pasar "Pakan Jumaik" ini sesuai dengan namanya, hanya buka di hari Jumat saja, selain hari itu sepi  tidak ada kegiatan jual-beli di dalam pasar ini.

Namun walaupun sudah sangat mendarah daging, hanya sedikit orang Indonesia yang tahu arti dan kisah kenapa hari tersebut dinamakan dengan Hari Jumat, yang jamak diketahui ialah di dalam hari itu kita wajib melaksanakan Sholat Jumat dan Khotbah Jumat yang merupakan syariat islam kepada umat Islam.

Padahal Jumat merupakan hari yang sangat spesial bagi umat Islam karena di hari itu akan terjadi Kiamat dan hari di mana kita akan masuk Syurga. Bahkan di dalam Al-Quran ada sebuah surat yang khusus dinamakan dengan Jumat yaitu surah Al-Jumu'ah, maka tidak perlu diragukan lagi akan pentingnya hari ini bagi umat Muslim dunia.

Bahkan Jumat juga hari yang penting  bagi seluruh rakyat Indonesia yang tidak beragama islam, pasalnya di hari Jumat banyak terjadi kejadian bersejarah bagi negeri ini.

 Salah satunya yang terpenting ialah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang juga dilaksanakan pada Hari Jumat, 17 Agustus 1945.

Jadi menurut hemat saya, hari Jumat merupakan hari yang sangat penting khususnya bagi seluruh rakyat Indonesia, maka sudah seharusnya kita mengetahui arti, sejarah dan awal mula penamaan hari Jumat agar kelak kita bisa memaknai setiap kejadian yang terjadi di hari Jumat.

Sejarah Nama Hari Jumat

Kata "Jumat" belum dikenal sebelum kedatangan Islam dan Baginda Rasulullah SAW.  Orang Arab Jahiliyah menamakan hari Jumat dulunya dengan Hari 'Aruubah (yang berarti Mulia). Jadi Jumat merupakan nama hari di dalam Islam bukan nama hari bagi orang arab Jahiliyyah.

Hal ini saya ungkapkan karena ada beberapa anggapan yang menyatakan Jumat bukanlah hari Islam, melainkan juga dipakai saat Arab masih Jahiliyah (Belum mengenal Islam). dan Anggapan itu tidaklah benar, dan saya tegaskan bahwa Jumat adalah nama yang berasal dari Islam, mengenai arti dan sebab penamaannya akan saya bahas di bawah ini. 

Nama "Jumat" dipakai pertama kali saat Umat Islam di Madinah , setelah turun Wahyu kepada Rasulullah berupa perintah untuk melakukan Shalat Jumat, maka kala itu rasulullah memerintahkan kepada umat islam di Madinah melalui sahabat Mush'ab Bin Umair untuk shalat berjamaah dan berkhutbah  di hari 'Arubah (Hari Jumat yang kita kenal sekarang). Saat itu Rasulullah masih belum hijrah ke Madinah, sehingga kala itu masyarakat Madinah berkumpul dan melaksanakan Shalat berjamaah di waktu siang (waktu zuhur)

Setelah itu masyarakat Madinah berinisiatif untuk mengganti nama 'Arubah dengan Jumat, karena Rasul memerintahkan mereka berkumpul untuk shalat di hari itu. 

Sejak saat itulah nama Hari 'Arubah diganti dengan Jumat dan  diberi gelar sebagai Sayyidul Ayyam (Tuan dari segala Hari) 

Arti dan Sebab Penamaan Hari Jumat

Seperti yang sudah saya ungkapkan di atas, bahwa Jumat berasal dari bahasa Arab "Jumu'ah". Mengenai arti dari kata ini sendiri, ahli bahasa sudah menjabarkannya panjang lebar di dalam kamus bahasa Arab Al-Munjid. Jumu'ah dalam bahasa Arab artinya berkumpul, bergabung atau tersusun.

Lalu kenapa dinamakan dengan Jumat? apa sebabnya?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2