Mohon tunggu...
#puisiummiazzurawijana
Surat Kartini pada Arya Singgih Jaya Adiningrat
Pena Kartini
Pena Kartini
19 Juni 2019 | 3 bulan lalu

Surat Kartini pada Arya Singgih Jaya Adiningrat

Kartini adalah akuyang dipasungdalam terali zamanHanya bersenjata penadan secarik kertas usangaku menjelma badaimenyapu awan, membentangdari langit Je

Fiksiana
40
2
1
Kisah Blackbird yang Tersesat di Rimba Awan
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
18 Juni 2019 | 3 bulan lalu

Kisah Blackbird yang Tersesat di Rimba Awan

Pernah kau menjadi blackbird yang tersesat di rimba awan. Alpa arah jalan pulang ke sarang. Di mana, anak-anakmu semalam digigilkan musim dingin yang

Fiksiana
59
6
1
Hujan Pertama di Tanah Pragak
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
16 Juni 2019 | 4 bulan lalu

Hujan Pertama di Tanah Pragak

Awan berarak ke timurMengingatkanku akan ayahMembawa sepiala air hidupBagi ibuku: sepetak tanah gersangTerbakar matahari kesepianHujan pertama: janji

Fiksiana
35
4
1
Perseteruan Garpu dan Sendok di Mangkok Bakso
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
14 Juni 2019 | 4 bulan lalu

Perseteruan Garpu dan Sendok di Mangkok Bakso

Garpu dan sendok yang berebut bakso di dalam mangkok. Serupa kita yang sama-sama berhasrat menjadi raja di istana mungil. Bukan sebagai kekasih cinta,

Fiksiana
74
2
1
Mawar di Pot Sudut Kamar Pengantin
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
13 Juni 2019 | 4 bulan lalu

Mawar di Pot Sudut Kamar Pengantin

Seusai menngasihi duri-durinyaTerpetiklah setangkai mawarAku rawat di pot sudut kamar pengantinTempat kita mengawinkan suka-dukaDi ranjang bertirai hi

Fiksiana
34
1
1
Puisi | Perahu Kertas
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
12 Juni 2019 | 4 bulan lalu

Puisi | Perahu Kertas

Sejak berangkat dari hulu, entahPerahu kertasku singgah di tempuran manaTak terlintas di benak kepalaku, sebabUjung pelayarannya di hilir sungaiNiscay

Fiksiana
78
7
2
Penyair di Tepi Lubang Kubur Orok Puisinya
Ummi Azzura Wijana
Ummi Azzura Wijana
12 Juni 2019 | 4 bulan lalu

Penyair di Tepi Lubang Kubur Orok Puisinya

Asap sigaretmu membumbungLenyap di ujung pandang matakuAngin  yang mendesaukan cemaraMenyapu jejaknya sebelum warnai langitDaun-daun kerontang be

Fiksiana
52
3
2