Mohon tunggu...
Tabita Larasati
Tabita Larasati Mohon Tunggu... disainer

suka jalan-jalan dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Sembuh dari Covid-19 karena Patuhi Aturan

1 April 2020   05:01 Diperbarui: 1 April 2020   05:03 52 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sembuh dari Covid-19 karena Patuhi Aturan
Kompas.com

Kabar gembira datang dari Malang. Sekitar tiga orang yang divonis positif Covid-19 diyatakan sembuh setelah beberapa minggu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang dan Rumah Sakit Tentara Soepraoen Malang. Kondisi itu dinyatakan pada tgl 28 Maret 2020. 

Salah satu pasien yang sembuh itu adalah pasien dengan keparahan yang lumayan dengan usia mencapai lebih dari 60 tahun. Seperti yang kita ketahui usia tersebut rawan terjangkit virus Covid -19

Otoritas formal kesehatan menyatakan bahwa para pasien itu sembuh karena daya imunitasnya relative tinggi sehingga bisa berhadapan dengan virus itu. 

Mereka juga selalu patuh aturan yang dtetapkan pemerintah yaitu social dan physical distancing dan menjaga agar secara kejiwaan tidak tertekan.  

Yang tidak bisa dilupakan adalah ketaatan pada aturan untuk selalu melakukan kegiatan pengobatan secara benar dan menjaga asa soal kesembuhan. Hal ini dikui oleh para dokter yang merawatnya. Kini, ketiganya sudah diperbolehkan pulang.

Begitu juga kabar baik dari Yogyakarta. Seorang anak dinyatakan positif covid-19 dan dirawat . Setelah itu ternyata anak itu punya daya imun yang baik dan akhirnya sembuh.

Dengan obat-obatan yang diberikan oleh dokter, virus itu bisa dikalahkan. Ini harus diakui cukup sulit karena secara resmi, belum ditemukan obat untuk melawan virus ini dan beberapa pihak di dunia melawan virus I I dengan obat anti malariayang disebut chloroquine dan avigan. Beberapa pihak di beberapa negara juga ada yang menggunakan obat anti HIV Aids untuk melawan virus ini. Karena anti vaksin Covid-19 juga belum ditemukan.

Semua ilustrasi ini tentu menggembirakan mengingat banyak orang yang menderita Covid 19 dalam keadaan yang tidak menentu. Penyakit ini baru dan hanya menunjukkan gejala seperti flu saja, sehingga orang cenderung menggampangkan soal penyakit ini. Tak disangka virus covid-19 sangat agresif mengingat dalam waktu singkat sejak virus ini ditemukan pertama kali di kota Wuhan pada desember 2019, kini ada sekitar 202 negara yang terjangkiti.

Semoga musibah dunia yang merupakan pandemic ini segera berlalu.

VIDEO PILIHAN