Mohon tunggu...
Syifa Yasa
Syifa Yasa Mohon Tunggu... Mahasiswa - .

.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pendampingan UMKM - Edukasi Terkait Foto dan Video Iklan Produk sebagai Media Promosi yang Menguntungkan

6 Agustus 2022   23:19 Diperbarui: 6 Agustus 2022   23:23 121 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sejumlah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan pada tanggal 11 Juli -- 10 Agustus 2022 oleh pihak LPPM UPI atau Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia di kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat. 

Pada Kelurahan Ciumbuleuit khususnya pada RW 05 dan RW 07, banyak sekali masyarakat yang telah memulai UMKM. Baik itu membuka usaha di dekat rumah atau memiliki toko/tempat jualan yang bervariasi. Mayoritas masyarakat RW 05 dan 07 berjualan makanan atau kuliner tradisional maupun modern. 

Berkaitan dengan tema yang di dapat  "Desa Tanpa Kemiskinan" mahasiswa dari kelompok 34-E melakukan survey dan wawancara ke beberapa UMKM yang ada di RW 05 dan 07 terkait produksi, penghasilan dan masalah terkait. Kemudian dari hasil survey dan wawancara tersebut, kelompok 34-E bersepakat untuk membantu beberapa UMKM dalam meningkatkan kualitas pemasaran berupa foto dan video promosi (branding UMKM) mengingat di era digitalisasi ini promosi melalui sosial media merupakan peluang yang sangat terbuka dan besar untuk memperluas pemasaran produk UMKM. 

"Harapannya dengan membantu UMKM membuat foto dan video promosi dapat menarik lebih banyak konsumen serta dapat meningkatkan penghasilan dan terhindar dari masalah ekonomi." ujar salah satu mahasiswa UPI kelompok 34-E.

Mahasiswa UPI kelompok 34-E memfokuskan untuk membantu UMKM di bidang kuliner seperti kue pie, lontong, nagasari, dan lain-lain. Hal tersebut sangatlah disambut baik oleh pemilik UMKM terkait. Banyak terdapat UMKM yang memiliki kualitas bagus akan tetapi memiliki kekurangan dalam hal pengemasan, pemasaran dan penampilan makanan itu sendiri. Oleh karena itu, mahasiswa kelompok 34-E akan membantu UMKM yang memiliki kendala tersebut.

Minggu, (31/07/2022) mahasiswa kelompok 34-E melakukan program kerja berupa pemotretan dan merekam video produk di salah satu rumah pemilik UMKM terkait. Kami membuat mini studio dan menggunakan kamera serta alat pendukung untuk fotografi agar dapat menghasilkan foto dan video produk yang jernih dan menarik. Hal ini kami lakukan sebagai proses kreatif bagi pemilik UMKM dimana kami juga turut serta memberikan edukasi ketika kegiatan foto dan video berlangsung.

dokpri
dokpri

Selesai melakukan kegiatan ini, kami langsung mengeksekusi dengan tahap editing seperti pembuatan editing video iklan dan desain menu yang menarik, hal ini kami buat berbarengan dengan semua kebutuhan, untuk kami laporkan hasilnya pada pemilik UMKM tersebut.

Berhasil dengan baik, kami tentunya disambut dengan feedback yang membuat kami senang, para pemilik UMKM sangat menyukai hasil yang sudah kami lakukan. 

Maka dari itu kami sangat mengedepankan bantuan dari yang termudah seperti pembuatan foto produk yang baik, kami membantu dengan pendampingan dan edukasi dengan pendekatan tanya jawab dan berujung dengan ngobrol asik dengan pemilik usaha, karena dengan cara ini kami bisa mengetahui secara luas dan terbuka, bahwa hal mendasar yang mereka tidak tahu adalah bagaimana menarik konsumen dengan cara online, maka dari itu bantuan yang kami lakukan disambut dengan baik. Hingga pada akhirnya, foto, video dan desain menu itu bisa digunakan hingga kapanpun, dan juga ilmu yang sudah diberikan ketika proses berlangsung dapat diingat dengan mudah dan diterima, juga di praktekan di rumah produksi masing-masing.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan