Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis - Dosen

Konsultan di DSS Consulting & Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK, Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) & Edukator Dana Pensiun. Mahasiswa S3 Manajemen Pendidikan Unpak. Pendiri TBM Lentera Pustaka. Ketua Ikatan Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia (IKA BINDO) FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Sekjen IKA FBS UNJ (2013-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis & Editor dari 31 buku. Buku yang telah cetak ulang adalah JURNALISTIK TERAPAN & "Kompetensi Menulis Kreatif", Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis". Pendiri & Kepala Program TBM Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor. Owner & Education Specialist GEMA DIDAKTIKA, Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA, Pengurus Asosiasi DPLK Indonesia (2003-Now). Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Aparat Desa Sukaluyu Kab. Bogor Semprot Disinfektan Taman Bacaan Lentera Pustaka

28 Maret 2020   14:41 Diperbarui: 28 Maret 2020   15:02 23 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aparat Desa Sukaluyu Kab. Bogor Semprot Disinfektan Taman Bacaan Lentera Pustaka
Sumber: TBM Lentera Pustaka

Aparat Desa Sukaluyu Kab. Bogor, Optimalkan Disinfektan Cegah Virus Corona

Melindungki keselamatan warga, harus jadi spirit aparatur desa di manapun. Apalagi di tengah merebaknya wabah virus corona Covid-19. Karena wabah virus corona belum kunjung reda. Maka upaya melindungi warga harus dijalankan. Di samping mengajak untuk waspada dan mematuhi imbauan pemerintah. Salah satu cara mencegah virus corona, tentu bisa dilakukan dengan penyemprotan disinfektan.

Seperti yang dilakukan aparatur Desa Sukaluyu kec. Tamansari Kab. Bogor. Hari ini, Lurah Desa Sukaluyu bersama Polsek dan Koramil Tamansari serta apartur desa lainnya, berkeliling untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai fasilitas umum di Desa Sukaluyu, termasuk ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di Kampung Warung Loa. Karena dengan disinfektan, diharapkan proses dekonteminasi untuk  menghilangkan atau membunuh virus corona bisa dicegah. Di samping, untuk strerilisasi area yang dikunjungi banyak orang sebleumnya.

Dalam kesempatan ini pula, Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka dan Pak Abot, Lurah Desa Sukaluyu sempat berbincang untuk segera merealisasikan rencana program pemberdayaan masyarakat Desa Sukaluyu. Di antaranya adalah rencana menjadikan Desa Sukaluyu sebagai kawasan wisata "petik jagung manis" dan pendirian Koperasi LENTERA sebagai bagian BUMDES. Insya Allah, seusai lebaran tahun ini dan setelah wabah virus corona berakhir, program pemberdayaan masyarakat akan segera direalisasikan.

Penting pula diketahui, sebagai upaya mencegah wabah virus corona. Saat ini masyarakat pun perlu diedukasi tentang bahaya wabah virus corona. Khususnya dengan mematuhi imbauan pemerintah, seperti: 1) pembatasan sosial (social distancing), 2) menghindari kerumunan massa, 3) budaya selalu mencuci tangan, 4) menjaga kesehatan agar imunitas tubuh kuat, dan 5) mau berobat bila mengalami gejala sakit, atas alasan apapun.

"Sebagai aparatur, Desa Sukaluyu mengajak masyarakat untuk waspada terhadap bahaya virus corona. Karenanya harus ikuti imbauan pemerintah. Semoga tidak ada warga kami yang terkena wabah virus corna ini, insya Allah" ujar Abot, Lurah Desa Sukaluyu di depan TBM Lentera Pustaka.

Adalah sebuah keharusan, di tengah wabah virus corona. Aparatur desa di manapun, untuk bertindak proaktif untuk ikut mencegah penyebaran virus corona. Minimal dengan menggelar disinfektan dan edukasi kepada masyarakat. Bila tidak ada keperluan untuk tetap #DiRumahAja hingga wabah virus corona berakhir.

Sumber: Dokmentasi TBM Lentera Pustaka
Sumber: Dokmentasi TBM Lentera Pustaka

VIDEO PILIHAN