Mohon tunggu...
Sosbud

Safari Ramadhan Sebait Cerita di Tanjakan Lesten

14 Mei 2019   06:24 Diperbarui: 14 Mei 2019   06:35 0 0 0 Mohon Tunggu...
Safari Ramadhan Sebait Cerita di Tanjakan Lesten
Dokpri

PINING | (13/5/2019). Sebait cerita kami di tanjakan lesten. Senin 13 Mei 2019 merupakan jadwal berangkat safari Ramadhan Satpol PP dan WH ke daerah pining tepatnya ke kampung Lesten bersama dengan dinas Perindagkop Kabupaten Gayo Lues. 

Pukul 16.30 WIB Kasatpol PP dan WH mengumpulkan tim untuk segera berangkat ke daerah Lesten dengan membawa bekal seadanya yakni persiapan untuk berbuka puasa nantinya sampai di Lesten. 

Pada pukul 18.30 WIB rombongan tiba di Meunasah samping rumah Pengulu Kampung Lesten tepatnya di kampung bagian atas dan setelah ditanya kepada anak-anak yang berada di sekitar meunasah mengatakan bahwa sang pengulu lagi berada di kota Blangkejeren sedangkan Tengku imam sedang melaksanakan suluq di Kampung Ekan Kecamatan Pining. 

Dokpri
Dokpri

Alhasil tim akhirnya berbuka puasa di meunasah dengan perbekalan yang dibawa dari Blangkejeren, setelah berbuka tim melaksanakan shalat magrib berjamaah dan menunggu warga dipelataran meunasah, tetapi warga pun tak kunjung hadir, Kasatpol PP dan WH memutuskan untuk menuju meunasah yang berada di kampung bawah untuk mengecek apakah ada dilaksanakan shalat tarawih, setelah menunggu beberapa menit akhirnya datanglah beberapa warga yang akan melaksanakan shalat isya dan tarawih. 

Sebelum melaksanakan shalat Kasatpol PP menyerahkan amanah Pemda Gayo Lues kepada perwakilan warga Kampung lesten yang diterima oleh Guru Hafidz Qur'an yang tinggal di daerah tersebut. 

Dokpri
Dokpri

Setelah menyerahkan bantuan Pemda tersebut dilanjutkan dengan shalat isya berjamaah dan sajadah yang diberikan langsung dibentangkan oleh warga yang ingin langsung memanfaatkannya secara langsung. Selang beberapa waktu akhirnya Kasatpol PP dan WH meminta ijin utk kembali ke Kabupaten, dengan guyuran hujan yang cukup deras timpun menuruni jalan perkampungan yang sangat licin dan menantang dan sempat singgah dipolindes setempat untuk menikmati kopi yang sudah dibuat oleh bu bidan kampung tersebut. 

Singkat cerita perjalanan pulang pun menyisakan cerita yang indah untuk dilupakan terutama sang penceramah ust. Hardansah dan kasubbag umum Satpol PP dan WH Rabudin Ramli Ra Ra yang selama ini belum pernah menginjakkan kaki di kampung Lesten tersebut. 

Dokpri
Dokpri

Perjalanan pulang awalnya berjalan dengan baik dan lancar akan tetapi disaat mau menaiki tanjakkan yang hampir dekat perbatasan mobil yang ditumpangi oleh Kasatpol PP dan WH mulai tidak mau berjalan akibat jalan yang diguyur hujan bertambah licin, sedangkan mobil yang ditumpangi oleh rombongan Disperindagkop berhasil naik setelah tiga kali melakukan tancap gas. 

Setelah puluhan kali dicoba dengan segala cara mobil dinas Satpol PP dan WH masih tertahan dengan posisi ban luar mulai menggelupas akibat gesekan dengan batu kerikil yang timbul akibat digerus oleh air hujan. Akhirnya Kasatpol PP memutuskan menaiki mobil dinas rombongan tim Disperindagkop untuk turun ke Kampung Pining mencari bantuan sedangkan anggota tim yang lain bertahan didalam mobil untuk menunggu bantuan. 

Setelah tiba di Kampung Pining dan mencari bantuan kesana kemari Kasatpol PP yang ditemani beberapa kabid dan sekretaris Disperindagkop tidak mendapatkan bantuan mobil penarik. 

Solusi terakhir adalah memanggil bantuan dari kota Blangkejeren untuk turun menarik mobil dinas Satpol PP yang masih tertahan, akhirnya pada pukul 01.00 dini hari bantuan pun tiba dilokasi dan berhasil menarik mobil sampai ke jalan yang sudah diaspal. 

Fenomena lainnya adalah munculnya dua ekor gajah yang cukup besar melintas di daerah kejadian mogoknya mobil, tetapi hewan tersebut tidak mengganggu kelancaran jalur lalu lintas, ini adalah suatu hal yang sangat berkesan bagi penulis dan Tgk Hardan Sah semoga hal ini tidak akan pernah terulang tentunya dengan meningkatkan status jalan ke arah yang lebih baik dan berkualitas insya Allah

Laporan : Rabudin Ramli