Mohon tunggu...
Sweetly Semuel
Sweetly Semuel Mohon Tunggu... Mahasiswa
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Seorang anak 3 bersaudara dari 2 orang tua tercinta. Mahasiswa FIS UNIMA (Universitas Negeri Manado)

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Samudra Selatan

25 Juni 2021   08:31 Diperbarui: 25 Juni 2021   08:41 82 2 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Samudra Selatan
Gambar dikutip dari Webneel/ Webneel.com

Apa itu Samudra?

Samudra (bentuk tidak baku: Samudera) (dari bahasa Sanskerta), lautan, atau osean (Inggris: ocean) adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar.

Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta km2, isi samudra memiliki volume sekitar 1.370 juta km, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti Laut Kaspia). Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah laut, selat, teluk. 

Samudra Baru

National Geographic, salah satu kelompok pembuat peta terkemuka, telah secara resmi menetapkan keberadaan samudra kelima di Bumi. Disebut Samudra Selatan, itu adalah wilayah yang mengelilingi Antartika, lapor CNN Travel, Kamis, 24 Juni 2021.

Pertemuan bentangan paling selatan Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia ini disebut selalu jadi tempat yang menarik, dan terkadang kontroversial, bagi para ahli kelautan. Keputusan untuk mengumumkan samudra baru bertepatan dengan peluncuran Planet Possible, inisiatif baru National Geographic untuk menginformasikan, menginspirasi, dan memberdayakan orang untuk hidup lebih santai.

Biasanya, perubahan peta dunia adalah hasil dari "pergeseran" politik. Misalnya, Cekoslowakia terpecah jadi Republik Ceko dan Slovakia, atau pemungutan suara Swaziland untuk mengubah namanya jadi Eswatini.

Namun, alih-alih mencerminkan perubahan di dunia, samudra kelima adalah contoh langka dari pembuat peta yang berupaya mengubah planet ini. Ahli geografi National Geographic, Alex Tait, menjelaskan mengapa konvensi penamaan bisa jadi sangat penting.

"Bagian dari pemetaan dunia menggunakan nama tempat dan fitur yang umum digunakan di antara orang-orang yang menggambarkan dunia, dan ini masuk ke beberapa hal lain selain penamaan geopolitik," katanya. "Lautan adalah salah satunya."

"Jadi, kami ingin melacak bagaimana ilmuwan, pelancong, penulis, orang menggunakan nama sebuah tempat," imbuhnya. Tait menambahkan bahwa meski keunggulan National Geographic di dunia pemetaan memberi bobot lebih pada keputusan resminya, yang lain sudah lebih dulu menggunakan istilah Samudra Selatan.

Fakta Unik

  • Tidak dipisahkan oleh benua
    Berbeda dengan keempat samudra pendahulunya, Samudra Selatan tidak dipisahkan oleh benua melainkan arus Antarctic Circumpolar Current (ACC) yang mengalir sangat cepat dari barat ke timur sekitar Antarktika
  • Rute penjelajah Spanyol
    Sejak abad ke-16, Samudra Selatan sudah digunakan sebagai rute untuk komunikasi serta perdagangan Internasional yang dimulai oleh penjelajah Spanyol Vasco Nunez de Balboa.
  • Rumah bagi organisme unik
    Samudra Selatan menjadi lokasi satu-satunya kita bisa menemui Aptenodytes forsteri alias Penguin Kaisar. Tak hanya itu, di sana juga terdapat organisme-organisme unik lain seperti Anjing Laut Wendell (Leptonychotes weddeliii) serta Paus Bungkuk (Megaptera novaeangliae).
  • Sebenarnya Samudra selatan telah disepakati untuk disebut sebagai samudra oleh Organisasi Hidrografi Internasional (IHO) pada tahun 2000. 

Demikian informasi mengenai samudra terbaru di dunia, Samudra Selatan yang telah diresmikan saat peringatan Hari Laut Sedunia yang jatuh pada 8 Juni 2021 lalu. Saat ini kita secara resmi telah memiliki 5 samudra yakni Samudra Selatan atau Samudra Antarktika, Samudra Arktik, Samudra Hindia, dan Samudra Pasifik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN