Mohon tunggu...
Surpi Aryadharma
Surpi Aryadharma Mohon Tunggu... Dosen, Peneliti, Penulis Buku, Dharmapracaraka

Gemar membaca, Mencintai Negara, Mendidik Anak Bangsa

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Candi Prambanan (Sivagrha) Babon Teologi Hindu Nusantara

6 Juli 2020   21:00 Diperbarui: 5 Agustus 2020   06:16 74 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Candi Prambanan (Sivagrha) Babon Teologi Hindu Nusantara
jurnal-analisa-gambar-5f29eaa6d541df33b37e1243.jpg

Ringkasan Eksekutif Penelitian 

BABON TEOLOGI HINDU NUSANTARA

Konsepsi Pemujaan di Candi Prambanan

Dr. Ni Kadek Surpi Aryadharma

Ni Nyoman Ayu Nikki Avalokitesvari, M.Han

Candi Prambanan, megah dan suci
Candi Prambanan, megah dan suci
Candi Prambanan merupakan kompleks kuil Hindu yang memiliki nama asli Sivagrha atau ivalaya-rumah iva atau istana iva, sebagai tempat berstana di bumi. 

Prambanan sendiri berasal dari kata sanskerta 'parambrahma(n)', yang berarti 'Roh Jagat', 'Yang Mutlak', dan merujuk pada sebuah tempat peribadatan umum, yang boleh digunakan baik oleh kaum aiva maupun Buddhis. candi Prambanan dirancang dengan pola yang kompleks yang dibangun atas tiga mandala, yakni Bhur, Bvah dan Svah, dalam konsep Hindu mewakili alam bawah, tengah dan atas (devaloka). 

Tiga tingkatan zona candi diawali dengan bhurloka, adalah tingkat terendah, menggambarkan alam manusia yang terikat dengan hasrat, hawa nafsu dan tidak suci. 

Zona kedua Bvahloka adalah tempat bagi orang suci, rsi dan pertapa memanjatkan doa-doa. Di dalam zona ini terdapat 224 candi perwara. Memasuki alam ini, manusia mulai melihat cahaya kebenaran. Zona tertinggi disebut Svarloka atau Svargaloka yang merupakan ranah tertinggi sekaligus tersuci tempat para Deva bersemayam.

Prambanan sebagai sebuah kompleks kuil Hindu-Hindu Masterpiece, dibangun dengan menggunakan konsep Vstupuruamaala yakni konsep pembangunan yang dirancang secara cermat guna menghadirkan Devata sebagai pusat mandala di bumi. 

Pembangunan kuil Prambanan menggunakan perhitungan Vstu stra-ilpa stra, diawali dengan pemilihan tempat secara cermat, melakukan upacara awal sebelum pembangunan hingga pembangunan dan mentahtakan arca di dalam kuil. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x