Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Target Hari Ini Apa?

23 September 2022   07:21 Diperbarui: 23 September 2022   07:31 76 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Target Hari Ini Apa?

Setiap langkah dalam kehidupan perlu direncanakan, ditata, dan dilaksanakan sesuai target yang kita inginkan. Setiap orang tentu memiliki target yang berbeda dengan orang lain. Apa itu target? Target adalah sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai.

Target Jangka pendek

Kita jangan terlalu dibuat pusing dengan pencapaian yang rumit. Buatah target sederhana tetapi jelas langkah-langkah yang harus  dilalui untuk mencapai sasaran itu. Contoh sederhana, target saat ini hingga dua jam ke depan adalah menyelesaikan satu judul artikel untuk ditayangkan di Kompasiana.

Langkah-langkah menuju ke sana perlu disusun. Misalnya, menentukan judul, membuat garis besar isi artikel, mencari sumber bacaan, membuat foto atau mencari gambar ilustrasi dalam data komputer.

Setelah tahapan untuk mencapai target dibuat, langkah selanjutnya adalah mengeksekusinya. Selalu ingat waktu pencapaian! Jangan suka molor waktu atau menunda-nunda.  

 

Target Jangka Panjang

Dalam 24 jam ke depan saya harus sudah selesai mencuci pakaian, menjemur, hingga merapikan lagi (menyetrika). Ini sekadar contoh. Dengan menetapkan target 24 jam, itu berarti kita harus mengatur waktu kapan mencuci, membilas, dan menjemur. Kemudian waktu mulai menyetrika juga prlu ditetapkan agar sebelum 24 jam, pekerjaan sudah selesai.

Bagaimana jika target tidak terpenuhi? Tidak perlu bersedih atau mengumpat dan menyalahkan orang lain. Kita harus mengevaluasi tahapan yang sudah direncanakan. Pada bagian tahap mana rencana itu mengalami hambatan. Nah, jika sudah menemukan, kita atur ulang tahapan yang akan digunakan selanjutnya.

Hidup jangan dibiarkan mengalir seperti air yang tidak terkendali. Kita harus sanggup mengendalikan aktivitas yang harus dilakukan dan tidak perlu dilakukan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan