Suparno Jumar
Suparno Jumar Swasta

...satu lawan terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit...

Selanjutnya

Tutup

Tekno Artikel Utama

Menjadi Pemandu Lokal dengan Google Maps

5 Oktober 2017   21:26 Diperbarui: 6 Oktober 2017   10:45 2115 5 5
Menjadi Pemandu Lokal dengan Google Maps
Capture Halaman Depan Local Guides. Dokumentasi pribadi

PERNAH kebingungan cari suatu alamat? Aku pernah. Bermula saat harus mendapatkan informasi suatu tempat untuk dengan akurat. Termasuk review mengenai tempat itu dari siapapun yang pernah mengunjungi. Jaraknya berapa jauh dan berapa lama dari pusat layanan publik. Terkadang, tempat itu informasinya cukup update, minim info. Bahkan belum ada sama sekali dalam peta google.

Siapakah pemandu lokal itu? Mereka adalah sukarelawan yang berbagi informasi lewat google maps. Mereka oleh google dinamakan local guides. Mereka adalah relawan yang dengan sukarela memberikan informasi titik-titik tersebut tanpa dibayar.

***

Akhirnya, berbekal akun google mail aku ikut mencoba memberikan kontribusi dengan menambahkan tempat bila belum ada. Memberikan ulasan dan rating, mendeskripsikan tempat, menambahkan foto. Dalam setiap kontribusi, kita mendapatkan poin. Poin-poin itu terus terakumulasi. Pada jumlah tertentu, pemandu lokal akan naik level. Rentang level saat ini 1-10.

Pada level-level tertentu dan pada program-program tertentu ada manfaat yang didapat. Misalnya storage email, voucher potongan menginap di hotel, voucher potongan belanja online, voucher ojek online serta mencoba fitur baru dari google. Bahkan, pada level tertentu berkesempatan mewakili pemandu lokal Indonesia untuk mengikuti KTT Local Guides di markas google di San Fransisco, Amerika Serikat. 

Acara ini dilakukan tiap tahun dengan agenda menarik seputar google maps. Tahun ini ada 5 local guides Indonesia yang berangkat, antara lain Nunung Afuah dari Blitar, Ahadin S. Fahmi dari Sidoarjo, Budiono dari Surabaya, Nurul Rahmawati dari Surabaya danMutiah dari Malang. Wow... Semua dari Jawa Timur. Oh, ya ini gratis, loohh!

Tidak hanya itu. Forum diskusi lewat google+ connect bisa diikuti kapan saja. Tentu ini menambah pemahaman dan seru. Kita dapat terhubung dengan teman-teman jaringan local guides. Beberapa chapter local guides yang aktif juga sering mengadakan acara meet-up. Komunitas ini bertemu untuk diskusi. Ada menjelajah kota sekaligus memberikan ulasan titik yang dikunjungi. Food Crawl di restoran juga acara seru. Beberapa bulan lalu, local guides Indonesia mengadakan acara Meet Up Nusantara [MUN] di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. 

***

Screen Shoot Maps
Screen Shoot Maps

Dalam proses mengumpulkan informasi, aku banyak belajar dan menemui hal menarik. Satu di antaranya adalah kontribusi dari orang-orang yang melengkapi info. Mereka dapat menambahkan foto, memberi rating, memberikan ulasan, memberikan informasi tempat lebih dalam. Bahkan, mereka juga dapat mengedit tempat bila salah titik, sudah tutup permanen/ pindah.

Wah... Berbagi informasi yang bukan profesi selagi masih suka pergi, agar banyak orang terbantu informasi yang dibagi. Ayo, kapan lagi? Ayo Mulai!

Jakarta, 5 Oktober 2017