Mohon tunggu...
Kesehatan

Jangan Biarin Numpuk, Atasi BAB

16 Juni 2019   20:57 Diperbarui: 16 Juni 2019   21:08 0 0 0 Mohon Tunggu...
Jangan  Biarin Numpuk, Atasi BAB
Dokumen Pribadi

Gejalah penyebab sembelit atau konstipasi adalah menunda buang air besar, ini sering terjadi ketika kita berpergian, malas untuk ke toilet padahal sudah terasa ingin BAB. 

Penyebab ke dua adalah pola makan yang buruk seperti terlalu banyak mengkonsumsi produk olahan susu, kurang serat dan kekurangan cairan. Begitu juga bila seorang perempuan dalam keadaan hamil, 40% akan mengalami sembelit karena selama kehamilan tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan otot sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi.

Frekuensi buang air besar setiap orang berbeda-beda. Namun, bila BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu, seperti yang pernah saya rasakann, ga enak banget sembelit itu, bentar-bentar ke kamar kecil, namun BAB tidak bisa keluar karena kerasnya tinja. Jadi jangan biarin numpuk di dalam perut, karena tidak sehat dan tidak nyaman berlama-lama kotoran tersimpan di dalam perut. Bila dibiarkan akan mengakibatkan pendarahan bahkan menyebabkan anus robek.

Bila anus robek, pengobatannya akan lebih serius, oleh karena itu sebelum terjadi sembelit, konstipasi bisa ditangai dengan mengubah gaya hidup seperti :

1. Minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi.

2. Perbanyak mengkonsumsi serat yang terdapat didalam buah-buahan, sayuran ataupun sereal dan kacang-kacangan.

3, Ketika BAB di toilet duduk, letakkan kaki diatas bangku rendah supaya posisi lutut lebih tinggi painggang, posisi ini membuat kotoran tinja lebih mudah keluat.

4. Perbanyak olah raga jalan kaki selama 15 menit secara rutin.

5. Jangan menunda untuk buang air besar.

Bila cara diatas sudah dilakukan, namun belum tuntas dengan masalah sembelit, segera minum obat pencahar Dulcolax merupakan obat yang mengandung bahan aktif bisacodyl. Sembelit itu terjadi karena berkurangnya asupan kalori ke dalam tubuh dan penurunan aktivitas fisik. Dulcolax tersedia dalam bentuk tablet yang diminum sesuai aturan. Sedangkan kapsul yang dimasukkan melalui dubur (supositoria).

Selama lebih dari 60 tahun, Dulcolax telah teruji klinis dan dipercaya di seluruh dunia untuk atasi masalah sembelit, karena rangkaian produk Dulcolax memberikan rasa aman, sehingga kita dapat kembali melakukan aktivitas. Dulcolax tidak menyebabkan diare, karena berkurangnya cairan dan elektrolik tubuh yang dapat menyebabkan kelelahan otot, jadi minumlah sesua aturan pakai. (sumber : https:// www.alodokter.com)

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. : 085779065707

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com