Ekonomi

Layanan Publik LAN Jakarta

12 Oktober 2017   16:17 Diperbarui: 12 Oktober 2017   16:42 391 0 0

Jakarta, 11102017. Kesan positif terhadap layanan publik Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta saya dapatkan ketika saya melakukan kunjungan ke LAN Jakarta untuk mengantar surat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kementerian Ketenagakerjaan tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional Widyaiswara.

Surat sengaja saya antar sendiri ke Pusat Pembinaan Widyaiswara LAN, untuk dijadikan sebagai wahana / pintu masuk berkonsultasi mengenai tindak lanjut yang diperlukan pasca dilantiknya saya sebagai Widyaiswara Ahli Utama (IV/e)  pada tanggal 19 September 2017.

Saya berhubungan telepon dengan Bapak Budiarjo saat perjalanan ke LAN sekitar pukul 10.30 WIB, dan setelah tiba dan menunggu  di ruang tamu lantai 1 Gedung Tengah LAN  beberapa saat, maka sekitar pukul 11.00  WIB ditemui langsung di ruang tamu secara bergiliran oleh Bapak Budi Sudarso dan Ibu Nia hingga pukul 12.15 WIB. Pertemuan ini meliputi konsultasi tiga pokok keperluan tindak lanjut. Pertama, mendaftar dan memperoleh Nomor Induk Widyaiswara Nasional (NIWN); Kedua, mengajukan usulan calon peserta Training of Trainer (TOT) Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan 3 dan 4; Ketiga, menyiapkan dan mengajukan proposal orasi ilmiah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala LAN nomor 4 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Orasi Ilmiah Widyaiswara, sebagai turunan dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 22 tahun 2014 tentang  Jabatan Fungsional Widyaiswara dan Angka Kreditnya.

Pertemuan kedua dimulai pukul 12.45 WIB dengan Ibu Endah dan Bapak Toni membicarakan tata cara pengajuan orasi ilmiah dan contoh surat dan daftar isi proposal orasi ilmiah, diterangkan periodisasi pelaksanaan orasi ilmiah di LAN sebanyak 2 kali setahun yang jatuh pada sekitar bulan Maret dan Agustus, prasyarat Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang harus diterbitkan terlebih dahulu di jurnal ilmiah terakreditasi LIPI dan Kemristek dan Dikti, atau jurnal internasional, atau boleh juga pada jurnal LAN Jakarta atau Daerah, serta jurnal Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI).

Secara umum substansi KTI  menyangkut pengembangan lembaga pendidikan dan pelatihan, dengan fokus pada kurikulum, konsepsi, dan pengkayaan hazanah ilmu pengetahuan. Penyusunan KTI akan dibimbing oleh 2 (dua) orang pembimbing,  masing-masing 1 orang dari LAN dan 1 orang dari Kementerian / Lembaga tempat bekerja Widyaiswara. Dalam hal ingin mempelajari contoh KTI dapat diunduh di www.pusbinwi.lan.go.id atau jurnal LAN Jakarta dan Daerah serta jurnal internasional.

Dengan bantuan Bapak Toni, diperoleh Nomor Induk Widyaiswara Nasional (NIWN) saya dengan nomor 1958041720151011142, dan mulai saat itu juga terbuka untuk mengakses Sistem Informasi Widyaiswara Indonesia (SIWI).

Pertemuan ketiga dengan Bapak Pungki dimulai sekitar pukul 13.30 WIB sampai dengan 14.05 WIB di tempat yang sama di ruang tamu lantai dasar Gedung Tengah LAN menyangkut kepesertaan TOT substansi Diklat PIM 3 dan 4. Didapatkan penjelasan bahwa diklat ini untuk memperoleh pengakuan kompetensi (semacam surat ijin mengemudi) sebagai Widyaiswara Diklat PIM 3 dan 4, bahkan sekaligus untuk Widyaiswara Diklat PIM 1 dan 2 karena belum adanya TOT khusus substansi Diklat PIM 1 dan 2.

Diterangkan pula mengenai intisari surat pengajuan usulan  calon peserta TOT substansi Diklat PIM 3 dan 4, serta peluang keikutsertaan di diklat yang diselenggarakan Kementerian / Lembaga lain karena penyelenggaraan di  LAN sudah habis untuk tahun anggaran 2017. Disebutkan Pemda Bengkulu dan Pemda Sumatera Utara akan menyelenggarakan diklat ini dalam waktu dekat,  disamping oleh Kementerian / Lembaga lain yang tentunya akan melaporkannya terlebih dahulu kepada LAN. Untuk itu, dibuka kesempatan kepada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kemnaker untuk mengajukan usulannya kepada Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan  Aparatur LAN.

Secara keseluruhan kunjungan saya di LAN kali ini mendapat pelayanan yang sangat memuaskan. Seluruh pelayanan dilakukan di ruang tamu lantai 1 Gedung Tengah LAN, yang mana 5 (lima) Aparatur Sipil Negara LAN secara bergantian menemui saya dengan ramah dan profesional. Hanya dalam waktu 3 jam seluruh keperluan saya terlayani dengan baik dan memuaskan, bahkan mereka bersedia memberikan nomor kontak masing-masing  untuk mempermudah konsultasi selanjutnya. Namun, dalam tulisan ini nomor kontak tadi sengaja tidak dipublikasikan untuk menghindari penggunaan oleh pihak yang tidak  bertanggung jawab.

Jempol dua untuk LAN sebagai pengakuan saya terhadap layanan publik LAN yang sungguh memuaskan dan sudah sesuai dengan visi LAN yaitu: "Menjadi rujukan bangsa dalam pembaharuan administrasi negara". Layanan profesional dan memuaskan oleh LAN ini tentunya perlu ditiru / dirujuk oleh Kementerian / Lembaga lainnya di seluruh Indonesia. (Dr. Sugiarto Sumas / Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat Pegawai Kemnaker / sugiartosumas58@gmail.com / sugiartosumas@naker.go.id).