Mohon tunggu...
SULFA SETI
SULFA SETI Mohon Tunggu... Blogger pro

Pro banget

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Iqra!! Sejarah Bahasa Indonesia sampai ke Akar-akarnya

1 November 2020   08:56 Diperbarui: 1 November 2020   09:04 9 0 0 Mohon Tunggu...

Bahasa Indonesia memiliki fungsi yaitu salah satunya sebagai lambang kebanggaan nasional dimana lambang nasional ini sebagai bentuk kekhasan yang ada di Indonesia juga lambang nasional ini sebagai identisas pengenal kepada seluruh masyarakat yang ada di Dunia bahwa bahasa Indonesia ini sebagai alat pemersatu masyarakat yang berbeda latar belakangnya baik itu sosial,budaya,dan bahasanya sehingga membuat masyarakat menumbuhkan sikap toleransi antardaerah.

Kedudukan Bahasa Indonesia yaitu berkedudukan di dalam Sumpah Pemuda  pada tanggal 28 Oktober 1928 yabg isinya menggunakan  bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa  didalam sumpah pemuda tersebut mempunya arti yang dikemas dalam bahasa indonesia sehingga sudah jelas dan pasti bahasa Indonesia ini Memiliki fungsi yang sangat utama dan bersejarah bagi bangsa Indonesia khususnya. 

Jadi, dari bahasa Indonesia ini memang betul-betul sebagai alat pemersatu bangsa.Bahasa Indonesia adalah bahasa yang digunakan oleh rakyat Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari. 

Perkembangan bahasa yang saling memengaruhi sepanjang waktu menghasilkan  informasi yang berharga,tidak hanya mengenai cara orang berkomunikasi,tetapi juga tentang bagaimana memahami dunia luar. Keadaan seperti ini dapat membantu kita untuk memahami maupun mengidentifikasi hal-hal yang dianggap memiliki arti khusus dalam kebudayaan yang beragam. 

Antropolog dapat mengetahui lebih baik bagaimana pendapat orang tentang dirinya maupun dunia disekitarnya dalam hal berbahasa. Melalui penyusunan hubungan bahasa-bahasa dan mempelajari distribusi bahasa-bahasa tersebut maka dapat memperkirakan berapa lama orang-orang yang menggunakan bahasa itu telah tinggal ditempat yang ia tempati. kita sebagai pemuda-pemuda Indonesia harus mempelejari bahasa indonesia yang baik berdasarkan KBBI. 

Sejarah bahasa indonesia dan pengalaman yang dialami seseorang berperan dalam menciptakan pemikiran atau paradigma dalam dirinya. Seringkali,paradigma itu dijadikan "kaca mata" dan tolok ukur bagi dirinya,juga dalam menilai lingkungan disekitarnya. 

Hal tersebut akan membatasi cakrawala  berpikir seseorang,karena ia akan menilai segalanya berdasarkan "frame" berpikirnya sendiri,bukan melihat sesuatu secara riil dan obyektif. 

Suara hatilah yang sebenernya berpotensi melindungi diri dari pengaruh pengalaman hidup. Sikap berbahasa yang baik dan proaktif yang banyak diajarkan memang mampu mengajak seseorang untuk melihat sesuatu secara berbeda,namun sikap itu perlu dilandasi prinsip nilai yang benar yang bersumber pada suara hati .

DAFTAR PUSTAKA: [1]Nama:Sulfa Seti

NIM: 2130020004

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x