Mohon tunggu...
SUKI
SUKI Mohon Tunggu... SUKI

Yulia Indriani KKN UNS Tangerang Selatan

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Mahasiswi UNS jalani KKN di Tengah Pandemi Covid-19 Sebagai Media Edukasi Masyarakat

14 Juli 2020   13:45 Diperbarui: 14 Juli 2020   13:56 63 2 0 Mohon Tunggu...

World Health Organization (WHO) mengatakan secara resmi pada 30 Januari 2020, bahwa pandemi Covid-19 merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Hanya butuh beberapa bulan, wabah tersebut telah menyebar ke berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Indonesia pun dengan sigap meningkatkan pelayanan kesehatan dan menutup akses-akses yang dapat memicu interaksi banyak orang yang dapat menjadi media penyebaran virus ini.

Bidang pendidikan terkena imbasnya, berbagai sekolah sampai perguruan tinggi menjalani kegiatan pembelajaran dengan sistem Study From Home atau dilakukan secara daring di rumah masing-masing. Pada kondisi seperti ini, Universitas Sebelas Maret (UNS) justru memberi peran aktif untuk mengedukasi masyarakat Indonesia di tengah pandemi dengan dibelakukannya KKN (Kuliah Kerja Nyata) Era Covid-19. KKN ini diberlakukan baik secara luring maupun daring pada wilayah domisili masing-masing mahasiswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Yulia Indriani, salah satu mahasiswa dari Program Studi Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Sebelas Maret, Surakarta pun melaksanakan KKN Era Covid-19 ini dari rumahnya yang berada di Perumahan Permata Pamulang, Tangerang Selatan. Pelaksanakan KKN ini dari tanggal 15 Mei 2020 - 30 Juni 2020 dengan mendapat bimbingan dari dosen pembimbing lapangannya yaitu Dr. Agr. Sigit Prastowo, S.Pt., M.Si. Pelaksanaan KKN yang dilakukan memiliki fokus untuk mengedukasi masyarakat perumahan permata pamulang terhadap proses pembelajaran study from home dan pencegahan Covid-19 sebagai bentuk pemutus mata rantai penyebaran.

Selama menjalani KKN, terdapat 5 program kerja yaitu sosialisasi pemahaman Covid-19 berbasis daring, edukasi kegiatan study from home saat pandemi Covid-19, produktif saat PSBB, pembuatan disinfektan, dan pembuatan sabun cuci tangan.

Pada program sosialisasi pemahaman Covid-19 berbasis daring, edukasi seputar Covid-19 diberikan melalui sosial medianya dan juga pada akun instagram  @lawancovid.tangsel sebagai wadah penyampaian informasi mengenai Covid-19 di Tangerang Selatan yang dikelola oleh Yulia dan 3 teman lainnya yang juga melaksanakan KKN Era Covid-19. Selain itu, juga dilakukan edukasi kepada masyarakat Permata Pamulang khususnya kepada warga RT. 4 RW. 3 melalui WhatsApp Group.

Program edukasi kegiatan Study From Home dibuat secara luring dengan mengajar secara langsung dengan jumlah siswa yang dibatasi. Sedangkan untuk yang berbasis daring, diadakan bimbingan belajar (bimbel) online ke berbagai daerah. Bimbel online ini mendapat respons yang sangat baik, dimana sampai saat ini terdapat 10 tentor dengan siswa sebanyak 49 orang. Bimbel online ini dilaksanakan selama 6 hari per minggu dengan 3 hari untuk anak SD dan 3 hari untuk anak SMP. Selain itu, terdapat pembuatan video cara belajar efektif dan berdiskusi dengan guru.

Pada program pembuatan disinfektan, diinformasikan mengenai cara pembuatan dan penggunaannya kepada masyarakat Permata Pamulang. Kemudian dilakukan pemberian disinfektan gratis kepada para pedagang di sekitar RT. 4 RW. 3 Permata Pamulang. Beberapa pedagang ini, masih banyak yang belum mengetahui apa itu disinfektan dan cara penggunaannya. Sehingga pemberian disinfektan gratis tersebut sembari menginformasikan cara pembuatan dan penggunaannya. Para pedagang pun antusias dalam mendengarkan informasi yang diberikan, bahkan ada yang langsung mengaplikasikannya di gagang pintu tokonya.

Kemudian pada program produktif saat PSBB, dilakukan oleh beberapa anak-anak di Permata Pamulang untuk melukis celengan sebagai cara mengisi waktu luang saat dirumah aja dan juga mengajarkan pentingnya menabung sejak dini. Sedangkan pada program pembuatan sabun cair, masyarakat diberitahu mengenai pembuatan sabun cair dari sabun batangan dan memberikannya pada botol ukuran 60 ml secara gratis agar dapat dibawa saat berpergian. Selain itu, sabun cair juga diberikan di pos kamling RT dan Aula RT dengan disertai pembuatan fasilitas cuci tangan yang sebelumnya belum tersedia.

Masyarakat sangat menyambut hangat adanya program KKN UNS Tanggap Covid-19 yang diadakan selama 45 hari ini. Masyarakat menjadi lebih teredukasi mengenai seputar Covid-19, study from home, disinfektan dan pembuatan sabun cair melalui program-program KKN tersebut. Program KKN ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

VIDEO PILIHAN