Mohon tunggu...
Suka Adi
Suka Adi Mohon Tunggu... Penulis Legenda

Penulis

Selanjutnya

Tutup

Transportasi

KA BBM Tabrak Truk Muatan Gas di Rel Berpalang Pintu

17 Januari 2020   11:37 Diperbarui: 17 Januari 2020   11:43 17 0 0 Mohon Tunggu...

NGANJUK - Kecelakaan hebat terjadi di perlintasan rel kereta api berpalang pintu di jalan raya Nganjuk -- Madiun, Jawa Timur. Sebuah truk bermuatan gas alam ditemper kereta api pengangkut BBM Pertamina di Desa Awar-awar, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jumat, 17 Januari 2020 sekitar pukul 01-31 WIB dini hari. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan antara kereta api dengan truk tersebut. Sementara kondisi truk ringsek dan sebagian tabung gas berantakan.

Kecelakaan terjadi setelah truk tiba-tiba macet tepat di atas rel kereta api, diduga karena mengalami gangguan as patah tepat di atas rel sesaat palang pintu hendak ditutup. Beruntung sopir truk berhasil melarikan diri sebelum tabrakan terjadi.

Akibat kecelakaan ini, truk terguling dan terseret sekitar 5 meter setelah dihantam kereta api. Truk bermuatan gas alam ini terguling hampir menutupi separuh badan jalan, sehingga menyebabkan arus lalulintas tersendat di jalur utama Nganjuk -Madiun.

Menurut keterangan Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino, kecelakaan antara kereta api pengankut BBM dengan truk pengangkut gas alam tersebut terjadi menjelang dini hari tadi.

Saat itu, truk dengan nomor polisi H-1963-GW disopiri Slamet Hartono, asal Temanggung, Jawa Tengah, bergerak dari arah timur ke barat.

Sampai di lokasi kejadian, truk mendadak macet tepat di atas rel perlintasan kereta api berpalang pintu, karena mengalami gangguan bagian as patah. Sesaat kemudian, kereta api dari arah timur menuju barat, mengangkut BB Pertamina melintas di rel tersebut dan langsung menghantam bagian tubuh truk.Akibatnya, truk terseret beberapa meter hingga akhirnya terguling.

Beruntung sopir truk berhasil meloncat dari kabin truk untuk menyelamatkan diri sebelum kereta api menabrak truk yang dikemudikan.

"Kemacetan lalulintas baru lancar kembali lima jam setelah kejadian, usai truk berhasil dievakuasi. Kini truk dibawa ke kantor Satlantas Polres Nganjuk untuk proses lebih lanjut," terang Ipda Sugiono saat proses evakuasi.

Akibat kejadian tersebut pihak PT KAI Daop 7 Madiun menghimbau kepada para pengguna jalan agar sebelum menjalankan kendaraan harusnya dilakukan chek fisik kondisi kendaraan yang akan digunakan."Termasuk dicek batas beban muatan, agar tidak terjadi insiden kecelakaan seperti itu," jelas Ixfan, Humas PT KAI Daop 7 Madiun.

Lanjutnya, PT KAI Daop 7 Madiun akan mengajukan klaim kepada sopir atau pemilik truk, karena ada beberapa kerugian yang akan kami lakukan penghitungan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN