Mohon tunggu...
Sugeng R. Bralink
Sugeng R. Bralink Mohon Tunggu... Perawat - Pekerja Migran Indonesia di Qatar

Berbagi tak selalu dengan harta. Dengan karya jurnalisme yang benar dan terpercaya, kita bisa berbagi kebaikan untuk sesama. Saya seorang Perawat (Nurse). Pernah aktif di: PPNI Qatar, PERMIQA, PCINU Qatar, dan PAKKI Qatar.

Selanjutnya

Tutup

Seni Pilihan

Piawai Bermain Saxophone, Diaspora Asal Blitar Ini Sering Tampil di Qatar

15 September 2022   17:25 Diperbarui: 15 September 2022   17:48 168 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dok: FIFA Cultural Activation (2022)

Piala dunia 2022 tak lama lagi digelar. Untuk pertama kalinya akan digelar di Kawasan Timur Tengah, tepatnya di negara Qatar. Perhelatan sepakbola terakbar sejagat ini akan digelar mulai 20 November hingga 18 Desember 2022.

Ragam persiapan terus dilakukan oleh negara kecil nan kaya ini. Tak hanya kesiapan stadion dan infrastruktur pendukung, pemerintah Qatar pun mempersiapkan ragam seni dan budaya untuk menghibur para penonton. Satu hal yang menarik adalah keterlibatan aktif Diaspora Indonesia di Qatar. 

Bulan Oktober 2022 nanti, Diaspora Indonesia di Qatar direncanakan tampil meramaikan Flag Plaza Ceremony bertempat di kawasan Corniche, Doha. Ini merupakan salah satu rangkaian penampilan seni budaya menjelang gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar. Salah satu Diaspora Indonesia yang akan tampil adalah Budi Wahono. Pria kelahiran Madiun ini akan menampilkan kepiawaiannya dalam bermain saxophone.Alat musik yang satu ini bukanlah alat musik asli Indonesia. Alat musik ini ditemukan oleh seorang pembuat instrumen asal Belgia, Adolphe Sax. Meskipun bukan alat musik asal Indonesia, namun alat musik ini bisa dimainkan siapa saja. Tak terkecuali oleh Budi Terompet, begitu dia biasa dipanggil oleh sebagian rekan - rekannya.

Budi Wahono saat ini bekerja sebagai pekerja profesional di perusahaan minyak dan gas (migas) Qatar. Di usianya yang tak lagi muda, pria yang berdomisili di Dukhan, Qatar ini masih sangat mahir memainkan alat musik tiup jumbo ini.

Sejak usia SMA di tahun 1975, Bapak yang dikarunia 4 anak ini mulai belajar bermain saxophone. Pada awalnya bermain gitar, namun pada akhirnya jatuh cinta pada alat musik saxophone. Ada tiga alasan yang membuat ketertarikan Budi Wahono menekuni saxophone. Menurutnya karena tingkat kesulitan yang tinggi, harga yang mahal dan perawatan yang khusus. Ketiga hal itu bukannya menjadi penghalang baginya, malah menjadi pemicu baginya untuk belajar banyak tentang saxophone.

dok: tribunnews. Education City, Qatar (2022)
dok: tribunnews. Education City, Qatar (2022)
Ketekunannya belajar saxophone selama bertahun - tahun, akhirnya membuahkan hasil.

Dari keahlian yang dimilikinya, pria yang juga berdomisili di Blitar, Jawa Timur ini sering diminta tampil di berbagai event. Pada awalnya, Budi Wahono menunjukkan kemampuannya bermain saxophone di lingkungan Komunitas Indonesia di Qatar. Seiring berjalannya waktu, beliau sering diminta tampil dalam ragam acara perusahaan tempatnya bekerja. Selain tampil di komunitas dan perusahaan, di lain kesempatan, Budi pun pernah mengisi acara - acara di KBRI Doha dan Wisma Duta Besar RI di Doha.

dok: tribunnews. Al Bayt Stadium (2021)
dok: tribunnews. Al Bayt Stadium (2021)
Tahun berganti tahun, Budi pun makin lihai bermain saxophone. Berikut ini secara berurutan penampilan Budi Wahono dalam berbagai event di Qatar. Bahkan beberapa diantaranya diliput oleh media massa di Qatar.

- Maret 2012, tampil dalam acara 100th Meeting of Dukhan Toastmasters, Qatar.

- Desember 2017, tampil dalam acara Qatar National Day Celebrations.

"Several entertainment shows and cultural performances such as the Indonesian Puspa Qinarya - Bajidor Kahot, Mrs Rini song, and Tari Kipas; Philippine Dance Troupe and song, and the Malaysian Tabla, traditional dance and Kompang (hand drums) enthralled the crowd with their presentations on stage, including a Indonesian saxophone play by Budi Wahono." (Sumber: Gulf Times)

- Desember 2019, tampil dalam acara Indonesian Cultural Show, Katara, Qatar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Seni Selengkapnya
Lihat Seni Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan