Mohon tunggu...
fanky christian
fanky christian Mohon Tunggu... Full Time Blogger - IT Specialist, DCMSolusi, EventCerdas, StartSMEup, JesusMyCEO, ICT4CC, 521Indonesia

IT Specialist, khususnya infrastruktur, aktif di beberapa Asosiasi IT, suka mengajar dan menulis, fokus kepada IT , enterpreneurship, content marketing. Mengembangkan Daya Cipta Mandiri Group, EventCerdas, 521Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Pilihan

Tidak Perlu Tunggu JHT Cair, Siapkan Pensiun Anda

13 Februari 2022   12:05 Diperbarui: 13 Februari 2022   12:17 88 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Masa persiapan pensiun (MPP), demikian sebagian orang menyebutnya. Mengapa pensiun harus dipersiapkan ?

Setidaknya ada beberapa alasan mendasar. Pertama, mempersiapkan berkurangnya pendapatan. Sebagian besar kawan yang telah senior, dan memasuki masa pensiun mereka, mereka mendapatkan satu masalah besar. Berkurangnya pendapatan. Ini jelas, biasanya mereka mendapatkan angka tertentu, mendadak turun, bahkan tidak ada. Maka jelas, kesiapan mental terhadap perubahan ini harus disiapkan. 

Berkurangnya pendapatan, apa solusinya? Tentu mendapatkan pendapatan lain, sumber pendapatan lain tidak bisa dengan cepat tersedia. Semua harus dirintis. Itu dia sebabnya perlu persiapan masa pensiun. Nah yang jadi masalah, tidak semua perusahaan mempersiapkan atau membantu karyawannya untuk mempersiapkan masa pensiunnya. Mereka tidak peduli dan mereka pikir hanya cukup dengan iuran Jaminan Hari Tua (JHT) maka semua akan selesai. 

JHT bukan jaminan bahwa pensiun kita akan aman. Bahkan bagi pengusaha sekalipun, harus mempersiapkan dana pensiun. Dana pensiun bagi pengusaha bisa diambil saat pengusaha keluar dari usahanya, dengan membayar pajak PPh final 5%. 

Membangun dan mempersiapkan sumber pendapatan selepas pensiun perlu dilakukan. Apa yang bisa anda mulai ?

Sebagian memulai harus dengan apa yang dia bisa kerjakan dengan baik. Misal, anda yang sekarang berprofesi terkait bidang penjualan. Maka tentu anda bisa memulai untuk menjual hal lain yang bisa anda lakukan secara sambilan. Seperti asuransi, produk multi level marketing. Secara umum menjadi perantara, atau broker. 

Bila anda telah memulai, dan merasakan nyaman dalam menjual solusi tertentu, teruskanlah itu. Bila anda pandai memasak, mulaikan merintis ghost kitchen. Memasak di rumah saat akhir pekan, dan menjualnya secara online, minimal melalui whatsapp. 

Kedua, jangan andalkan JHT. Melihat polemik di media massa terkait dengan JHT yang tiap bulan kita dipotong, kapan bisa cair. Saya lebih mengajak rekan-rekan semua untuk mempersiapkan 2-5 tahun sebelum pensiun dengan kegiatan yang bisa anda lakukan setelah pensiun. Mengandalkan JHT dengan harapan bisa menopang masa pensiun anda adalah KESALAHAN. JHT dalam bentuk uang tunai akan habis dalam hitungan hari maksimal bulan. Maka sangat penting, untuk mempersiapkan masa depan pensiun anda dengan aktifitas yang bisa mendukung anda nanti. 

Yang paling baik adalah 5 tahun sebelum pensiun kita memilih bidang, profesi, kegiatan yang bisa kita lakukan. Dan merintisnya sembari bekerja. Saya sendiri bahkan telah memulainya waktu usia saya masih 45 tahun. Saya merencanakan pensiun dini di 50 tahun, maka 5 tahun sebelumnya saya  sudah menentukan beberapa bidang dan kegiatan yang bisa saya lakukan saat saya pensiun nanti, meskipun saya sebenarnya pengusaha, bukan karyawan. 

JHT yang harus kita siapkan adalah Jaminan akan Harapan dan Teknologi. Mengapa saya sebut demikian? Karena saat anda pensiun, anda harus punya HARAPAN. Tapi ada satu yang tidak bisa kita tinggalkan saat kita pensiun, yaitu TEKNOLOGI. 

Saya memiliki kawan-kawan yang sudah pensiun dalam 5 tahun belakangan ini, mereka adalah para senior saya di bank. Dan mereka selalu menyampaikan HARAPAN mereka dalam Whatsapp Group yang kami ada. Harapan menjaga kita tetap semangat menjalani keseharian di masa pensiun. Dan ini bisa terjadi karena adanya TEKNOLOGI yang membantu kita. 

Pastikan pensiun anda dipersiapkan dari sekarang, dan gunakan Jaminan Harapan & Teknologi (JHT) yang tepat untuk membantu anda.  

Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan