Mohon tunggu...
fanky christian
fanky christian Mohon Tunggu... Full Time Blogger - IT Specialist, DCMSolusi, EventCerdas, StartSMEup, JesusMyCEO, ICT4CC

IT Specialist, khususnya infrastruktur, aktif di beberapa Asosiasi IT, suka mengajar dan menulis, fokus kepada IT , enterpreneurship, content marketing. Mengembangkan DCMSolusi, EventCerdas, StartSMEup, JesusMyCEO, SehatCerdas.id dan ICT4CC.id

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Berapa Banyak yang Mau Kerja Remote Setelah Covid Berlalu

9 Juli 2021   12:25 Diperbarui: 9 Juli 2021   12:28 42 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berapa Banyak yang Mau Kerja Remote Setelah Covid Berlalu
Survei Online di LinkedIn - Koleksi Pribadi

Berapa Banyak Yang Mau Kerja Remote Setelah Covid Berlalu ?

Waktu pertanyaan ini di lontarkan di media linkedin, yang notabene beranggotakan jutaan orang seluruh dunia, kita bisa melihat respon yang menarik.

Pilihannya hanya tersedia 4 - 0% alias semua orang kerja kembali ke kantor. Ini hanya menunjukkan 6% dari 21,568 voter. Mungkin saja ini bidang yang mau tidak mau harus kerja di kantor. Mungkin juga bidang ini tidak mungkin dikerjakan di tempat lain, tempat yang harus khusus, seperti pabrik dll.

Kedua, 25% - artinya ada pekerjaan tertentu, aktifitas tertentu harus dilakukan tetap di area kantor. Lainnya, 75% bisa dilakukan di rumah.  25% waktu pekerjaan ini bisa dilakukan di kantor. 

Ketiga, ini yang paling besar, 50% waktu pekerjaan dilakukan di rumah, 50% lagi di kantor. ini ada 53% responden berpikir dan berharap demikian. Nah, ini yang harus kita perhatikan. Artinya ada hal yang harus dibagi. Pekerjaan yang dilakukan di rumah, dan dilakukan di kantor. Coba pikirkan dari sekarang, apa saja di tempat anda yang bisa anda lakukan di kantor, dan harus di kantor, tapi ada juga yang bisa dilakukan di rumah. 

Sisanya, 100% waktunya bekerja remote, menunjukkan 25% responden. Mungkin ini pekerjaan yang benar bisa dilakukan secara remote. 

Survei diatas menunjukkan apa untuk kita ?

Kita yang pengusaha, sudah harus siap membagi mana jenis aktifitas pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah, dan di kantor. Kegiatan bisnis mana yang bisa dilakukan secara online, tapi juga ada yang harus tetap offline, onsite, dan kemungkinan besar di kantor.  Maka jelas ada yang harus disesuaikan : prosedur, akses, kemudahan bekerja secara remote, dll.

Bagi kita selaku karyawan, juga harus persiapkan diri. Mempersiapkan untuk bisa bekerja di kantor, dan juga sebagian melakukan pekerjaannya di rumah.  Kita juga harus persiapkan waktu, tempat yang nyaman untuk bekerja di rumah, koneksi yang tersedia, ruangan mungkin untuk 'membawa' pekerjaan ke rumah. Keluarga yang harus mendukung. 

Data diatas juga menunjukkan kita harus sangat siap. Tren pekerja kita pun akan berubah. Mereka akan cenderung bekerja sambil rebahan, itu istilah kerennya sekarang. Perusahaan juga tidak kalah pintar, semua karyawan akan dihitung berdasarkan JAM KERJA, bukan GAJI. Siapkah kita ?

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN