Mohon tunggu...
Soziduhu Gulo
Soziduhu Gulo Mohon Tunggu... PP PMKRI

PP PMKRI 2018-2020

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pentingnya Berorganisasi Sambil Kuliah

5 Juni 2020   12:37 Diperbarui: 5 Juni 2020   18:57 79 1 0 Mohon Tunggu...

Pada saat saya mendengar organisasi ini waktu pertama kali masuk di kampus sepertinya tak ada gunanya bahkan bagaikan corona kalau di zaman sekarang perlu untuk dijauhi karena hati saya berkata bahwa di kampus lah satu - satunya tempat untuk belajar dan berbenah. Rupanya tidak demikian, karena kuliah dan organisasi itu tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang mahasiswa mestinya berjalan berbarengan. keduanya wadah dimana tepat untuk menempa skill atau keahlian yang sesuai dengan minat bakat masing - masing. 

Di kampus, diluar kampus banyak organisasi yang bisa diikuti mulai dari forum diskusi, kelompok studi, hingga ke organisasi cipayung diantaranya PMKRI, GMKI, GMNI, HMI, PMII dan masih banyak yang lainnya

Sebaiknya setiap mahasiswa mengikuti paling tidak satu organisasi yang mereka suka. Tentu saja hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan pembagian waktu untuk belajar, kuliah dan berorganisasi. Maklum saja, pada beberapa hal berorganisasi memang terkadang cukup menguras waktu terutama ketika menggelar event tertentu tapi proses ini membuat diri matang menuju dunia luar kampus. 

Mungkin kita berkata mahasiswa yang sama sekali tidak mau berorganisasi, yang menganggap bahwa kegiatan organisasi tidak terlalu perlu sekali bahkan mereka bilang berorganisasi itu hanya untuk menghabiskan waktu untuk nongkrong bahkan mengganggu konsentrasi untuk kuliah karena lebih banyak menghabiskan waktu dalam berdiskusi dari pada mempelajari materi yang disampaikan oleh bapak/ ibu dosen di kampus.

Dengan demikian pertanyaan sederhana kita mana yang lebih penting organisasi atau kuliah ? tentunya perlu kita ketahui tujuan awal kita masuk di kampus adalah untuk belajar untuk mendapatkan ilmu yang sesuai dengan bidang yang kita mau. ketika kita fokus belajar maka kita dapat peluang untuk mendapatkan IPK tinggi, dengan harapan mahasiswa yang berprestasi secara akademik besar peluang untuk mendapatkan pekerjaan tapi pada kenyataannya tidaklah demikian sebab IQ (intelektual Question) hanya sekian persen memengaruhi keberhasilan sedangkan yang berperan banyak adalah EQ (emosional question).

Lihat Thomas alva Edison penemu bola lampu tidak ber IPK tinggi Ianya pun keluar dari sekolah tapi menjadi orang terkenal sepanjang zaman. Ini membuktikan bahwa pengetahuan itu tidak hanya bisa diperoleh pada lembaga resmi seperti sekolah dan kampus melaikan melalui wadah - wadah lain seperti organisasi dan lain - lain. Tidak berarti setelah memahami hal diatas bahwa bukan hanya di lembaga resmi dapat diperoleh ilmu pengetahuan lalu berlomba - lomba untuk tidak kuliah. Kuliah penting dan berorganisasi juga penting sebab organisasi tanpa kuliah tak ada gunanya dan kuliah tanpa berorganisasi rasanya kurang lengkap.

Kemudian bahwa perlu juga memahami manfaat dari berorganisasi, organisasi juga adalah merupakan wadah yang tepat bagi mahasiswa mengasah soft skillnya yang takkan pernah bisa didapatkan dari kuliah mulai dari kepemimpinan, tanggung jawab, publik speaking dan sebagainya.

Manfaat berikutnya dengan bergabung di organisasi ini juga membuat kita mengenal segala karakter lebih banyak orang. Dengan demikian, jaringan pergaulan kita meluas, teman kita banyak, dari organisasi terbiasa bersosialisasi dengan banyak orang misalnya mahasiswa se-organisasi yang notabene memiliki pola pikir yang lebih matang dan berbeda dengan mahasiswa yang hanya aktif di kampus ( kos - kampus), selain itu juga mahasiswa yang sudah berorganisasi dapat belajar dengan bisa menghargai pendapat orang lain yang tidak sepemahaman atau tidak sejalan dengan pikiran kita.

Dengan ini juga pasti kita sebagai mahasiswa perlu bertanya bagaimana dengan kuliah sambil berorganisasi? Tentunya karena ingin mendapatkan manfaat dari kegiatan akademik dan diluar perkuliahan, mahasiswa perlu membagi waktunya untuk berdiskusi atau bergabung dalam sebuah organisasi sambil fokus berkuliah. 

Sayangnya, karena ketidakmampuan mahasiswa dalam memanajemen waktunya maka salah satu kegiatan tersebut ditinggalkan, artinya kalau bukan kuliah nya yang dikorbankan maka organisasinya yg bubar, biasanya begitu. Tapi sebetulnya kuliah sambil berorganisasi bisa saja berjalan dengan lancar asal pandai mengatur waktu.

Oleh karena itu bila kita dihadapkan pada pilihan memilih diantara kuliah atau organisasi? Maka jawabannya kedua - duanya sama penting karena kuliah menyediakan displin ilmu yang akan bermanfaat untuk karier mahasiswa ketika sudah lulus, sedangkan soft skill yang diperoleh selama mengikuti organisasi juga akan mununjang kehidupan mahasiswa ketika terjun ditengah  tengah masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN