Sosbud Pilihan

KM Terbakar, 8 Orang Tewas di Perairan Banggai Laut

14 September 2018   21:34 Diperbarui: 17 September 2018   12:42 566 0 0
KM Terbakar, 8 Orang Tewas di Perairan Banggai Laut
Foto Ilustrasi milik inews

Palu - KM Fungka Permata V terbakar di perairan Laut wilayah Desa Tongka Sagu, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut (Balut) Sulawesi Tengah. Kejadian naas ini terjadi Jumat 14 September 2018 sekitar pukul 16.45 WITA.

Dalam peristiwa itu sebanyak delapan orang dikabarkan meninggal dunia. Kapal terbakar saat sedang berlayar di perairan laut wilayah Tongang Sagu.

Awalnya KM. Fungka Permata V berangkat dari Pelabuhan Raha Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara dan rencana menuju ke Pelabuhan Banggai Laut (transit) dan ke Pelabuhan Taliabo (Maluku Utara).

Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Idam membenarkan peristiwa itu, ada 91 penumpang dan 10 anak buah kapal (ABK).

"Setelah mendapatkan informasi tersebut selanjutnya dilakukan koordinasi antara Unit KP3 Polsek Banggai, Basarnas, Syahbandar dan Anggota Koramil Banggai untuk persiapan melakukan evakusi," kata Kapolres Jumat (14/9/2018).

Usai diketahui terjadi kecelakaan pukul 16.45, selanjutnya Pukul 17.30 WITA, Tim gabungan yang terdiri dari personil Unit KP3 Polsek Banggai, Basarnas BPBP, Polsek Lobangkurung, Syahbandar dan Anggota Koramil Banggai yang dipimpin oleh Mayor Inf. Jufri Halimu, SE (Pabung Banggai Laut Kodim 1308 LB), dengan menggunakan speed milik KPLP menuju ke lokasi TKP terbakarnya KM. Fungka Permata V untuk melakukan evakuasi.

Selain itu juga dilakukan koordinasi dengan masyarakat Kecamatan Bangkurung agar dapat membantu menolong dan melakukan evakuasi terhadap kapal dan para penumpang serta ABK.

Pukul 18.50 WITA, diperoleh Informasi dari Kades Togong Sagu, Bangkurung, bahwa masyarakat Desa Togong Sagu telah menuju lokasi terbakarnya KM. Fungka Permata V dan melakukan evakuasi dan menemukan sebanyak 8 orang telah meninggal dunia dan sebagian penumpang dan ABK telah diselamatkan dan di bawah ke Desa Togong Sagu oleh masyarakat, saat ini sedang dalam pendataan. (Situr Wijaya)