Mohon tunggu...
Siska Yudianti
Siska Yudianti Mohon Tunggu... S

Siska yudianti

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Berbeda Tapi Satu

9 Juni 2019   14:13 Diperbarui: 9 Juni 2019   14:17 0 1 0 Mohon Tunggu...

Penduduk Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sebagai bangsa yang besar, Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang menjadi identitas dari bangsa Indonesia, sehingga diperlukan pemahaman atas Wawasan Nusantara sebagai nilai dasar Ketahanan Nasional serta sebagai pemersatu keragaman budaya bangsa.

Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurut Soerjanto Poespowardojo 1993).

Selain itu Budaya atau kebudayaan berasal daribahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Adapun menurut istilah Kebudayaan merupakan suatu yang agung dan mahal, tentu saja karena ia tercipta dari hasil rasa, karya, karsa,dan cipta manusia yang kesemuanya merupakan sifat yang hanya ada pada manusia.Tak ada mahluk lain yang memiliki anugrah itu sehingga ia merupakan sesuatu yang agung dan mahal. Berikut ini definisi-definisi kebudayaan yang dikemukakan beberapa ahli:

1. Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

2. M. Jacobs dan B.J. Stern
Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial.

3. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

4. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Kebudayaan selalu merujuk pada sederetan sistem pengetahuan yang dimiliki bersama, perangai -- perangai, kebiasaan -- kebiasaan, nilai -- nilai, peraturan -- peraturan, dan simbol -- simbol yang berkaitan dengan tujuan seluruh anggota masyarakat yang berinteraksi dengan lingkungan sosial dan lingkungan fisik. Dipandang dari wujudnya, menurut Koentjaraningrat, kebudayaan memiliki ide, bentuk dan perilaku. Sedangkan dikaji dari segi unsur, kebudayaan memiliki 7 9tujuh) unsur pokok yaitu sistim kepercayaan, bahasa, sistim ekonomi, sistim sosial, ilmu pengetahuan, teknologi dan sni.

Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:

"Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199"

Kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah "puncak-puncak dari kebudayaan daerah". Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional.

Budaya Indonesia dapat menjadi pemersatu apabila kita memiliki rasa bangga terhadap budaya yang kita miliki.Sebagai contoh ,yaitu batik di Indonesia.Batik dapat menjadi alat pemersatu bangsa karena adanya kebanggan dari kita sebagai bangsa Indonesia menggunakan batik,yang merupakan hasil kebudayaan Indonesia .Bahkan kini presiden telah menghimbau kepada kalngan masyarakat untuk menggunakan batik pada hari jum'at sebagai tanda mencintai dan bangga akan budaya yang kita miliki ,menghindari klaim dari Negara-negara lain.Seperti Malaysia yang sempat mengklaim batik sebagai hasil dari budaya merekaDAn secara langsung atau tidak menggunakan batik akan menciptakan rasa persatuan antar warga Negara.

Kemudian contoh lainnya adalah bahasa Indonesia ,bahasa Indonesia adalah salah satu kebudayaan bangsa kita .Bahasa Daerah juga merupakan bahasa persatuan ,khususnya untuk masyarakat di daerah tersebut.Maka untuk mempersatukan seluruh wilayah Indonesia di buatlah Bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia.

Pastilah terpikir dalam benak anda ,mengapa budaya-budaya yang berbeda di setiap daerah dapat membuat persatuan.Gampang saja ,memang budaya suatu daerah pasti daerah yang memilikinyalah yang paling merasa bangga .Tapi budaya itu telah mampu berbicara di kancah Internasional tentulah Seluruh Indonesiia akan sama bangganya terhadap budaya itu.Selain itu dengan adanya beragam budaya maka merupakan sebuah aset untuk membuat persatuan dari berbagai daerah seperti pameran kebudayaan ataupun lomba kebudayaan tersebut.Selain dapat mempersatukan orang-orang dari seluruh wilayah di Indonesia ,pasti akan mengundang datangnya turis baik local atau asing.


Sumber:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2