Mohon tunggu...
Siska Widhiyanti
Siska Widhiyanti Mohon Tunggu... Administrasi - Administrasi

Saya adalah salah satu mahasiswa universitas 17 agustus 1945

Selanjutnya

Tutup

Surabaya

Mahasiswa KKN Untag Surabaya Melakukan Pendampingan Kerajinan Tangan Embroidery untuk Peluang Usaha di Era Pandemi

12 Juni 2022   11:17 Diperbarui: 12 Juni 2022   11:55 79 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

whatsapp-image-2022-06-12-at-10-58-03-62a570f7f5f32974b82b4cc3.jpeg
whatsapp-image-2022-06-12-at-10-58-03-62a570f7f5f32974b82b4cc3.jpeg
whatsapp-image-2022-06-12-at-10-55-00-62a57110fdcdb46e744ffac2.jpeg
whatsapp-image-2022-06-12-at-10-55-00-62a57110fdcdb46e744ffac2.jpeg
whatsapp-image-2022-06-11-at-01-22-11-62a57124bb44864d9544e7a2.jpeg
whatsapp-image-2022-06-11-at-01-22-11-62a57124bb44864d9544e7a2.jpeg
SURABAYA ( 10/06) -- Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 melaksanakan program KKN. Setelah 2 tahun terkena imbas covid-19 , disalah satu kampung Simo Gunung Kramat Selatan di kota Surabaya Jawa Timur. Dampak dari Covid-19 juga masih terasa hingga kini. Salah satunya seperti banyaknya masyarakat yang kehilangan lapangan pekerjaan atau penjualan produk usaha yang menurun  drastis.

Karena itulah, Mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) yakni Siska Widhiyanti dengan bantuan dosen pembimbing lapangan ibu Dida Rahmadanik.S.AP.,M.AP ingin menciptakan kegiatan kerajinan tangan embroidery untuk masyarakat yang akan dikembangkan melalui Usaha Kecil Menengah agar masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Embroidery / Sulaman tangan merupakan seni menghias kain menggunakan benang secara dekoratif yang dikerjakan dengan tangan. Teknik sulaman yang paling dasar adalah teknik sulam benang, di mana teknik tusuk sulam ini bervariasi bahkan bisa sampai 50 macam tusuk sulam dasar. Mulai dari tusuk rantai, tusuk silang, tusuk jelujur, hingga jenis tusuk lainnya. Bahan yang digunakan antara lain pembidang/ ring, jarum, kain, dan benang. Alat-alat tersebut dapat didapatkan dengan mudah di toko yang menjual perlengkapan jahit. Sulaman tangan sendiri sudah lama dikenal di Indonesia. Sejatinya, sejak hadirnya mesin bordir, menyulam tak perlu lagi dikerjakan menggunakan tangan. Meskipun adanya mesin bordir, sulaman tangan tetap mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh mesin bordir. Sulaman tangan lebih dekoratif dan tidak mengeluarkan banyak biaya.

Dengan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan KKN ini di harapkan dapat memberikan dampak yang baik untuk memulihkan pemasukan perekonomian Warga Simo Kel. Putat Jaya Kec. Sawahan pada era pandemi ini

''Terimakasih kepada mahasiswa KKN Untag Surabaya Karena telah berbagi ilmu dan pengetahuan tentang emboidery mulai dari penyeluhan materi, teknik-teknik dasar yang digunakan untuk proses pengerjaaanya sampai dengan Strategi pemasarannya yang berupa via offline dan online dan tidak hanya hal itu saja dengan adanya kegiatan ini dapat juga mengembangkan keahlian dan kreativitas yang dimiliki warga sehingga menjadi karya yang bermanfaat " ujar ibu narsih ketua Ibu PKK

#UntagSurabaya#kitaUntagSurabaya#UntukIndonesia#UntagSurabayakeren#EcoCampus#KampusKompeten

Mohon tunggu...

Lihat Konten Surabaya Selengkapnya
Lihat Surabaya Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan